Categories: MIMIKA

Aliansi Honorer Mimika Demo

Anggap Pengangkatan Honorer Sebagai Calon ASN Jangggal

TIMIKA –Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) bahkan Bupati Mimika, Eltinus Omaleng, SE MH sudah menyatakan bahwa 600 honorer yang diusulkan jadi calon Aparatur Sipil Negara (ASN) tidak bisa lagi diubah. Namun honorer yang namanya tidak terakomodir, tidak mau menyerah begitu saja.

Puluhan honorer yang tergabung dalam Aliansi Honorer Mimika kembali melakukan aksi di Kantor Pusat Pemerintahan, Senin (11/7), menyampaikan tuntutannya,  mereka membawa spanduk.

Kevin Nanlohy sebagai koordinator aksi mengatakan, apa yang disampaikan oleh Bupati maupun Kepala BKPSDM belum menjawab tuntutan honorer. “Kita datang dengan data dan bukti pelanggaran, tapi tidak dijawab dengan data dan bukti,” ujarnya.

Ia menyebut, ada sekitar 50 nama yang tidak memenuhi syarat, namun diakomodir dalam pengangkatan calaon ASN. Ada yang memiliki masa kerja belum mencapai 5 tahun. Ada yang baru hitungan bulan, bahkan ada yang tidak pernah bekerja atau honorer siluman, namun namanya tiba-tiba muncul dalam daftar.

Ini yang menurut Kevin, harusnya dijawab oleh BKPSDM. Aliansi Honorer Mimika meminta aturan benar-benar ditegakkan. Dimana seorang calaon ASN bisa diberhentikan apabila ditemukan bukti pelanggaran saat pelamaran dan pemberkasan. “Itu bisa dipecat atau diberhentikan,”tandasnya.

Ia juga menegaskan, tuntutan ini tidak ditujukkan kepada honorer yang memang lulus sesuai aturan. Yaitu honorer Amungme dan Kamoro dan honorer yang memenuhi syarat, terutama yang sudah mengabdi cukup lama. “Kami hanya persoalkan nama yang tidak memenuhi syarat,” tegas Kevin.

Proses yang tidak transparan dikatakan Kevin, itu saja sudah melanggar aturan. Sehingga para honorer menduga adanya praktik nepotisme dalam proses pengangkatan honorer ini . “Tolong bapak bupati perhatikan ketidakadilan ini. Beberapa oknum mengatasnamakan bapak bupati,” ujarnya.

Ia juga menambahkan, Pemkab Mimika sudah melakukan uji kompetensi bagi honorer, tapi anehnya, puluhan nama yang masuk dalam pengusulan tidak pernah mengikuti uji kompetensi.(Selvi)

newsportal

Share
Published by
newsportal
Tags: PAPUA

Recent Posts

Kontak Tembak Warnai HUT RI di Mimika, Satu Prajurit Gugur

Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Mimika, Papua Tengah, diwarnai…

4 hours ago

Demo Pecah di Waena, Aparat dan Massa Sama-sama Terluka

​Di kawasan Ekspo dan Perumnas lll Waena, suasana memanas sejak siang hari saat massa aksi…

5 hours ago

Korban Gempa NTT Terus Bertambah, 68 Orang Meninggal, 213 Luka-Luka

Deputi Bidang Pencegahan BNPB Abdul Muhari mengatakan, korban meninggal dunia tersebar di tujuh kabupaten terdampak.…

6 hours ago

Bupati Keerom Ajak Masyarakat Isi Kemerdekaan dengan Kerja Nyata

Bupati Keerom, Piter Gusbager, bertindak sebagai inspektur upacara pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81…

8 hours ago

Sang Saka Berkibar, Tolikara Rayakan HUT Ke-81 RI Usung Semangat Persatuan dan Kebersamaan

Mengusung semangat “Nusantara Baru, Indonesia Maju”, seluruh rangkaian peringatan berlangsung tertib, aman, khidmat, sekaligus penuh…

9 hours ago

HUT ke-81 RI di Puncak Jaya Khidmat Tanpa Ada Gangguan

Bupati juga mengapresiasi seluruh pihak yang telah berperan dalam menyukseskan rangkaian kegiatan HUT ke-81 RI,…

10 hours ago