Categories: SENTANI

Oktober, Disnakertrans Kirim 50 Pencaker Ikut Pelatihan

SENTANI- Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Jayapura,  Esay Awoitauw, mengatakan, untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dari para pencari kerja yang ada di Kabupaten Jayapura, sangat diperlukan pelatihan keterampilan.  Oleh karena itu di tahun ini pihaknya akan kembali membiayai pelatihan dari 50 orang calon tenaga kerja, guna mengikuti kegiatan pelatihan keterampilan di luar Kabupaten Jayapura.

“Tahun ini kami menyiapkan tenaga kerja yang terampil dengan melakukan pelatihan dan pembinaan. Tentunya itu kami lakukan di luar Papua,” kata Esau Awoitauw, Senin (11/7).

Dikatakan, pelatihan itu akan mengambil tenaga kerja muda dari wilayah pembangunan 1, 2, 3 dan 4 dan selanjutnya mereka akan dikirim ke Makassar dan Surabaya.  Adapun keterampilan yang menjadi materi pelatihan dari 50-an calon tenaga kerja itu mulai dari  meubeler,  perbengkelan seperti teknik mesin motor dan mobil,  termasuk pelatihan tenaga kerja yang disiapkan untuk bekerja di Pelabuhan Depare seperti yang sudah dilakukannya beberapa waktu lalu.

Lanjutnya, 50 orang yang akan diambil untuk mengikuti kegiatan pelatihan ini diambil dari data-data pencari kerja yang sudah terdaftar di Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Jayapura.

“Kami ambil data-data mereka yang masih terdata sebagai Pencaker di Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja Kabupaten Jayapura,”ujarnya.

Lanjutnya, pelatihan keterampilan ini harus dilakukan sebagai bekal bagi calon tenaga kerja yang akan bersaing di tempat kerja.  Karena jika dilihat selama ini, bertahun-tahun para pencari kerja ini belum mendapatkan pekerjaan bisa jadi karena memang mereka tidak mempunyai keterampilan.  Sehingga ketika mereka diberi pembiayaan untuk mengikuti pelatihan ini diharapkan mereka bisa mempraktekkannya di dunia kerja termasuk diharapkan mereka bisa membuka lapangan pekerjaan sendiri.

“Jadi bertahun-tahun orang hanya harapkan ASN jadi TNI dan Polri tetapi kami melihat keterampilan mereka perlu kita tingkatkan dengan memberikan kesempatan berlatih di luar, sehingga mereka pulang bisa memanfaatkan ilmu yang mereka dapatkan itu,” pungkasnya. (roy/ary)

newsportal

Recent Posts

Tiga Penyakit Mematikan Ancam Warga Papua

Akademi Teknologi Laboratorium Medik Papua menyoroti tingginya ancaman tiga penyakit berbahaya di Papua, yakni malaria,…

27 minutes ago

Ratusan Bangunan dan Kendaraan Terbakar

   Kapolres Jayawijaya AKBP Anak Agung Made Satriya Bimantara, S.IK saat memimpin pendataan kerugian material…

1 hour ago

17 Tersangka Diproses, 2 Lainnya Diselesaikan Lewat RJ

Selain menetapkan tersangka, aparat kepolisian juga masih merangkum sejumlah laporan polisi yang masuk pasca insiden…

2 hours ago

TNI Bantah Terlibat Ledakan di Halaman Gereja

Peristiwa ini langsung memicu sorotan tajam lantaran terjadi di lingkungan tempat ibadah, sebuah ruang aman…

3 hours ago

Bupati Intan Jaya Minta TNI/Polri dan TPNPB Tidak Korbankan Warga Sipil

Bupati Intan Jaya, Aner Maisini, menegaskan gereja dan masyarakat sipil tidak boleh menjadi sasaran dalam…

4 hours ago

Bukan Sekedar Ancaman Fisik Tapi Juga Terhadap Simbol dan Martabat Lembaga Keagamaan

Namun bagi jemaat GKI Pengharapan, persoalan itu jauh lebih dalam daripada sekadar soal tanah dan…

5 hours ago