Menyikapi realitas tersebut, dr. Enny menegaskan bahwa penanganan stunting tidak bisa lagi dilakukan secara terisolasi. Harus ada integrasi total antara program percepatan penurunan stunting dengan pengendalian malaria dan penyakit infeksi lainnya.
“Sinergi ini menuntut keterlibatan penuh dari pemerintah daerah, sektor swasta, hingga lembaga swadaya masyarakat untuk memutus rantai risiko yang selama ini saling memperparah kondisi kesehatan anak-anak di Papua,” tuturnya. (mww/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Dalam laporan tersebut, kekayaan Suyudi terdiri atas sejumlah aset tidak bergerak dan bergerak. Untuk tanah…
”Kapolri baru, harapan baru untuk membenahi institusi Polri,” ujar Abdul Rachman Thaha yang akrab disapa…
Usai dilantik menjadi menteri koordinator bidang politik dan keamanan (menko polkam), Jenderal TNI Dudung Abdurachman…
Selama lebih dari dua dekade, ia memilih bertahan dan ikut merajut masa depan anak-anak di…
Aksi ini banyak muncul di media sosial mengingat para mahasiswa yang terlibat nampaknya telah siap…
Kepala Kejaksaan Tinggi Papua, melalui Ketua Tim Penyidik sekaligus Kepala Seksi Penuntutan Kejati Papua, Alfisius…