Categories: MIMIKA

Terkapar Dengan Pisau Tertancap di Dada

MIMIKA – Seorang pria berinisial YT (24) ditemukan terkapar dengan kondisi pisau tertancap di dada bagian bawah pada Rabu, (6/11) sekira pukul 03.00 WIT, di Laboratorium Stasiun Karantina Timika Jalan Yos Soedarso, Poros Mapurujaya.

Kapolsek Mimika Baru, AKP Jaihot Limbong kepada media ini, Rabu malam membenarkan, berdasarkan informasi bahwa diketahui YT bersama rekannya inisial S kebetulan sedang piket jaga sebagai Satpam di Laboratorium Stasiun Karantina Kilometer 8 Timika.

AKP Limbong menjelaskan, pada Selasa malam sekitar 23.00 WIT, rekan korban berinisial S yang hendak tidur melihat korban sedang larut dalam obrolan melalui sambungan telepon bersama seseorang.

Namun pada Rabu sekitar 03.00 WIT dini hari, tiba-tiba S mendengar suara minta tolong dan langsung bergegas keluar untuk mengecek korban.

Setibanya di tempat kejadian perkara, ia menemukan YT telah terkapar, ia kemudian menghubungi rekan kerjanya yang tinggal di asrama belakang kantor dan membawa korban ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD).   

“Kami sudah lakukan pemeriksaan terhadap tiga saksi, namun saksi belum bisa menjelaskan sebab-sebab terjadinya peristiwa itu. Kami juga masih mencari saksi lain,” kata AKP Limbong.

Page: 1 2

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Sindikat Perdagangan Bayi Dipromosikan Lewat Tiktok

Polisi kemudian melakukan penyelidikan hingga menemukan seorang ibu hamil berinisial BS, 29, yang tinggal di…

2 hours ago

Dugaan Kebocoran Data Pengguna Instagram, Komdigi Panggil Meta

Data yang diduga bocor mencakup nama pengguna, alamat, nomor telepon, hingga email, dan disebarkan di…

4 hours ago

Raja Juli Antoni: Masyarakat Bisa ‘Membeli’ Hutan

Pernyataan tersebut merespons ramainya ide netizen mengenai gagasan masyarakat ‘membeli’ hutan, yang mencuat setelah banjir…

5 hours ago

Buruknya Tata Kelola, Pemanfaatan Aset Pemprov Tak Optimal

Gubernur Papua Matius D. Fakhiri mengatakan, PT Irian Bhakti Mandiri memiliki aset bernilai besar yang…

1 day ago

Gelombang Tinggi Mengancam Perairan Utara Papua

Peringatan tinggi gelombang tersebut muncul di perairan utara Papua dikarenakan beberapa hari terakhir terpantau signifikan.…

1 day ago

Jika Papua Utara Jadi, Suka Tidak Suka Harus Diterima

Provinsi baru ini nantinya akan membawahi wilayah adat Saireri, yang mencakup lima kabupaten yaitu; Biak…

1 day ago