Categories: MIMIKA

Kasus Pendaki yang Tewas di Puncak Cartenz, Sejumlah Rekan Korban Diperiksa

Polres Mimika Tak Berikan Izin ke Siapapun untuk Melakukan Pendakian ke Puncak Cartenz

MIMIKA – Penyidik dari Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Mimika tengah melakukan pendalaman terkait meninggalnya pendaki asal Surabaya berinisial HT di Puncak Cartenz pekan lalu.

Kasat Reskrim Polres Mimika, AKP Fajar Zadiq membenarkan, pihak-pihak yang diperiksa adalah rekan-rekan korban yang bersama-sama melakukan pendakian ke Puncak Cartenz, oknum pihak manajemen PT Freeport Indonesia (PTFI) serta beberapa orang karyawan.

“Saksi yang sudah kita periksa dari para rekan detiknya sudah kita periksa, kemudian untuk karyawan juga ada yang saat ini dalam proses pemeriksaan, kemudian dari management (PTFI) juga,” ungkap AKP Fajar saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (7/10/2024).

“Kita melakukan penyelidikan tentunya terkait dengan siapa yang memberikan izin sehingga terjadi insiden seperti itu,” katanya menambahkan.

AKP Fajar melanjutkan, terkait dengan pendakian ke Puncak Cartenz (Cartenz Pyramid) sendiri sampai saat ini Kepolisian Resor Mimika sesuai dengan perintah Kapolres tidak memberikan izin kepada siapapun.

AKP Fajar juga menyebut, sejauh ini belum ada keterangan lebih lanjut dari management PTFI berkaitan dengan izin dan hal-hal yang mendukung kegiatan pendakian tersebut.

Ia mengatakan, terkait pendakian ke Puncak Cartenz harus mendapatkan izin dari PT Freeport Indonesia. Namun, PTFI pun tak akan mengeluarkan izin jika tidak ada rekomendasi dari Kepolisian dalam hal ini Polres Mimika.

“Kami tegaskan bahwa Pak Kapolres sendiri itu menyampaikan dengan tegas bahwa tidak memberikan izin dan tidak mengeluarkan izin terkait dengan pendakian tersebut,” tegasnya.

“Kalau untuk ilegal mungkin dari kita tidak ada dan seharusnya ada izin dari kepolisian, tapi kalau apakah kemudian manajemen sendiri memberikan izin dari pihak Freeport sendiri itu yang saat ini kami masih lakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi bahkan sampai dengan orang-orang yang mengantar dan berkoordinasi,” ujarnya.

Page: 1 2

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Pura-pura Beli Susu, Hajar Pemilik Kios Hingga Tangan Patah

   Guntur menjelaskan, kejadian bermula ketika korban didatangi seorang pria yang tidak dikenal dengan alasan…

5 hours ago

Pedagang Angkat Isu Pasar Dalam Torang Tanya Wali Kota Jawab

Pemerintah Kota Jayapura segera mengambil langkah untuk membenahi kondisi Pasar Mama Papua yang saat ini…

6 hours ago

Pemprov Papua Siapkan Sekolah Khusus di Empat Kabupaten

Pemerintah Provinsi Papua melalui Dinas Pendidikan berkomitmen memperkuat layanan pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus. Salah…

7 hours ago

Soal Kasus di SMAN 4,  Sekolah Diminta Ambil Keputusan Tegas

  Rustan mengatakan, persoalan tersebut diketahui setelah adanya laporan dari masyarakat dan pemberitaan di media…

8 hours ago

Dinsos Pastikan Rumah Singgah Segera Beroperasi

Pemerintah Kota Jayapura memastikan pembangunan dan penyiapan rumah singgah bagi masyarakat penyandang masalah sosial terus…

9 hours ago

Tidak Pernah Direalisasikan, Warga Abe Pantai Malas Sampaikan Aspirasi

Warga Kampung Biak, Kelurahan Abepantai, Distrik Abepura, mengaku jenuh menyampaikan berbagai persoalan yang mereka hadapi…

10 hours ago