Categories: MIMIKA

Kasus Pendaki yang Tewas di Puncak Cartenz, Sejumlah Rekan Korban Diperiksa

Terkait dengan keterlibatan oknum-oknum aparat keamanan yang terlibat, belum ditemukan adanya indikasi campur tangan aparat keamanan.

Nantinya, apabila dalam pendalaman ada aparat keamanan yang terlibat maka penyidik akan tetap melakukan pemeriksaan.

Diberitakan sebelumnya, HT bersama 5 orang tekannya yang masing-masing berinisial HH, BE, AP, AS dan BH melakukan pendakian secara ilegal ke Puncak Cartenz.

Pendakian dimulai dari Mimika pada tanggal 21 September 2024 lalu dan bertolak ke Tembagapura menggunakan sebuah mobil jenis LWB dan menginap sebelum melakukan pendakian pada 23 September 2024.

Pendakian secara ilegal dilakukan tanpa adanya izin baik dari kepolisian, Pihak Management PT Freeport Indonesia dan Badan Taman Nasional Lorenz.

Dari keenam pendaki, empat pendaki berhasil mencapai Puncak Cartenz (Cartenz Pyramid) termasuk korban HT, sementara dua orang berinisial BH dan AP tidak berhasil akibat kondisi kesehatan yang tidak mendukung.

Di hari yang sama, korban HT yang hendak turun dari puncak merasa nyeri dada selanjutnya tidak sadarkan diri. Pendaki lainnya langsung melakukan pertolongan pertama, namun sayangnya nyawa korban tidak terselamatkan. Saat itulah korban meninggal dunia.

Pada 30 September 2024 pagi, tim evakuasi dipimpin oleh Wakapolsek Tembagapura Ipda Eksan Laane berangkat untuk mengevakuasi jenazah korban.

Pendaki berinisial HT (60) berhasil dievakuasi ke Mimika, Papua Tengah, Selasa 1 Oktober 2024, dengan menggunakan kendaraan roda empat milik Security and Risk Managemen PT Freeport Infonesia yang membawa jenazah tiba di Ruang Jenazah RSUD Mimika sekitar pukul 16.20 WIT.

Kemudian, pada Rabu 2 Oktober 2024, jenazah mendiang HT diterbangkan ke kampung halamannya di Surabaya. (mww/wen)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Page: 1 2

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Dinkes Lanny Jaya Turun Kirimkan Tim Ke 3 Distrik Yang Terdampak Hujan EsDinkes Lanny Jaya Turun Kirimkan Tim Ke 3 Distrik Yang Terdampak Hujan Es

Dinkes Lanny Jaya Turun Kirimkan Tim Ke 3 Distrik Yang Terdampak Hujan Es

Kepala Dinas Kesehatan Lanny Jaya, Niel Yigibalom, SKM., M.Si., menyampaikan kondisi tersebut dalam rapat bersama…

1 day ago

Pemprov Papua Pegunungan Minta Bantuan Pusat

Wakil Gubernur Papua Pegununugan Dr. Ones Pahabol, SE, MM menyatakan tak bisa dipungkiri lagi jika…

1 day ago

Hingga Akhir Tahun 2026 Stok Beras Aman

Perusahaan Umum (Perum) Bulog Kanwil Papua dan Papua Barat menyiapkan stok beras sebanyak 27.900 ton…

1 day ago

Lingkungan Pendidikan Harus Jadi Tempat Aman Siswa

   Dia menjelaskan pihaknya berharap ​​​​​​fasilitas olahraga yang dibangun menjadi sarana bagi para siswa untuk…

1 day ago

Abisai Rollo Lantik 1.030 Kader Golkar

   Pelantikan tersebut menjadi bagian dari konsolidasi organisasi Partai Golkar hingga tingkat akar rumput sebagai…

1 day ago

Bupati Keerom Lantik Ketua Baru Kwarcab Pramuka  Keerom

Momen ini menjadi tonggak penting bagi kebangkitan Pramuka di Kabupaten Keerom setelah sempat vakum selama…

1 day ago