Categories: MIMIKA

Pembakaran Jenazah Korban Perang Kwamki Narama Diambil Alih Pemkab Puncak

Ditolak Dua Kubu yang Bertikai

MIMIKA – Ritual pembakaran jenazah korban perang dari kubu Newegalen bernama Jori Murib akhirnya dilakukan pada Selasa, (6/1).

Ritual adat pembakaran jenazah ini dilaksanakan di jembatan yang menjadi pembatas wilayah perang antara kelompok Dang dan kelompok Newegalen, di Kampung Amole, Distrik Kwamki Narama, Mimika, Papua Tengah. Sebelumnya, jenazah korban sempat disemayamkan di ruang jenazah rumah sakit sejak Minggu, (4/1)

Kapolsek Kwamki Narama, Iptu Yusak Sawaki mengatakan, ritual pembakaran mayat ini diambil oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Puncak karena kedua belah pihak baik kubu Dang maupun kubu Newegalen menlak untuk bertanggungjawab.

“Ya benar (pembakaran diambil alih Pemkab Puncak,red) dengan para tokoh,” ujar Iptu Yusak saat dikonfirmasi, Selasa sore.

Ritual pembakaran jenazah ini kata Iptu Yusak akhirnya berhasil dilakukan setelah drama panjang yang mencekam di sekitaran Polsek Kwamki Narama akibat salah satu pihak yang menyerang rombongan pejabat Pemkab Puncak saat tiba di lokasi.

Akibat insiden penyerangan yang menegangkan itu, aparat keamanan dari Polres Mimika, Polsek Kwamki Narama serta Batalyon B Pelopor Sat Brimob Polda Papua Tengah langsung mengambil tindakan tegas terukur guna mengendalikan situasi.

Ritual pembakaran mayat dilakukan pada pukul 14.10 WIT. Ritual pembakaran mayat ini dijaga ketat oleh personel PAM gabungan TNI Polri.

Selama ritual pembakaran mayat berlangsung, aparat keamanan juga melakukan tindakan tegas dengan menembakkan gas air mata ke dalam hutan, tepatnya ke tempat persembunyian antara kedua kubu bertikai sehingga tidak mengganggu jalannya proses tersebut.

Sebelumnya diberitakan, Jori Murib tewas mengenaskan setelah dihujani anak panah dalam konflik yang pecah di Kwamki Narama pada hari Minggu lalu. Jori Murib baru tiba di Mimika pada 30 Desember 2025 lalu dari Kabupaten Puncak dan diduga bergabung dengan kelompok Newegalen dalam peperangan tersebut.

Page: 1 2

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Buruknya Tata Kelola, Pemanfaatan Aset Pemprov Tak Optimal

Gubernur Papua Matius D. Fakhiri mengatakan, PT Irian Bhakti Mandiri memiliki aset bernilai besar yang…

1 day ago

Gelombang Tinggi Mengancam Perairan Utara Papua

Peringatan tinggi gelombang tersebut muncul di perairan utara Papua dikarenakan beberapa hari terakhir terpantau signifikan.…

1 day ago

Jika Papua Utara Jadi, Suka Tidak Suka Harus Diterima

Provinsi baru ini nantinya akan membawahi wilayah adat Saireri, yang mencakup lima kabupaten yaitu; Biak…

1 day ago

TP3C dan Staf Khusus Diharap Beri Masukan Objektif ke Gubernur

Pelantikan tersebut dilaksanakan setelah tiga bulan masa pemerintahan Gubernur dan Wakil Gubernur Papua pasca dilantik…

1 day ago

Komisi X DPR Dorong Perluasan Akses dan Lokasi Sekolah Rakyat di Papua

“Banyak anak di Papua menghadapi hambatan, bukan hanya soal jarak sekolah, tetapi kondisi ekonomi keluarga.…

1 day ago

Sosok Polisi Bhabinkamtimas yang Jadi “Lentera” di Kampung Terapung

Mesin menderu pelan, membelah air tenang menuju Kampung Enggros, sebuah pemukiman unik yang berdiri di…

1 day ago