Ruas jalan poros Koya Barat Distrik Muara Tami yang rencananya diusulkan untuk dibangun dua jalur. (foto:Takim/Cepos)
JAYAPURA – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Jayapura memastikan akan melakukan sosialisasi kepada masyarakat sebelum pembangunan ruas jalan utama Koya Barat Distrik Muara Tami dilaksanakan.
Langkah ini dilakukan untuk memberikan pemahaman kepada warga sekaligus mengantisipasi dampak yang mungkin timbul akibat pembangunan infrastruktur tersebut.
Kepala Dinas PUPR Kota Jayapura, Asep Khalid, menyampaikan bahwa progres pembangunan ruas jalan utama di wilayah Koya dengan panjang sekitar 7 kilometer saat ini masih dalam tahap pengusulan ke pemerintah pusat, melalui Balai Jalan Kementerian Pekerjaan Umum.
“Pembangunan ruas jalan utama Koya ini masuk dalam program Wali Kota Jayapura. Saat ini kami sedang mengusulkannya ke Balai Jalan Kementerian PU untuk dibantu, karena jika harus dibangun dengan anggaran daerah di tengah kondisi efisiensi anggaran, tentu akan sangat sulit,” ujar Asep saat dikonfirmasi, Selasa (6/1).
Asep menjelaskan, sebelum pekerjaan fisik dimulai, Dinas PUPR akan terlebih dahulu melakukan sosialisasi kepada masyarakat setempat. Sosialisasi ini dinilai penting mengingat kondisi eksisting jalan yang ada saat ini dipastikan akan berdampak pada sejumlah bangunan dan kios milik warga di sepanjang ruas jalan tersebut.
“Kami pastikan sebelum pekerjaan dilakukan, akan ada sosialisasi terlebih dahulu kepada masyarakat. Karena dari kondisi jalan yang ada, kemungkinan akan ada beberapa bangunan dan kios warga yang terdampak,” jelasnya.
Page: 1 2
Para ibu tampak lebih banyak berbaring dan beristirahat di dalam tenda. Sementara sejumlah bapak…
Pada dasarnya, kacang bukan satu-satunya makanan yang dapat dikaitkan dengan munculnya jerawat. Jerawat dipengaruhi oleh…
Dalam acara Kick Off Pelatihan Vokasi Nasional Tahun 2026 Angkatan 4 yang digelar secara hibrida…
Sorotan tersebut makin menguat lantaran realisasi anggaran tahun 2026 yang sebesar Rp72 miliar dilaporkan baru…
Malaysia selanjutnya bersiap mengirimkan surat resmi kepada Sekretariat ASEAN. Menteri Luar Negeri Malaysia juga ditugaskan…
Memang, malam itu, santri asal Bangil, Kabupaten Pasuruan, ini sedang menjalankan tugas untuk membersihkan sampah,…