Categories: MIMIKA

Tersangka Curas di Jalan Hassanudin Timika Terancam Penjara 15 Tahun

MIMIKA – Tiga orang tersangka pencurian disertai kekerasan (Curas) di Jalan Hassanudin Timika pada 22 Maret 2024 lalu yang masing-masing berinisial SF, PI dan YRL terancam 15 tahun di penjara.

Kapolsek Mimika Baru, AKP Jaihot Limbong saat ditemui di Polsek Mimika Baru, Sabtu (4/3/2204) mengatakan, Dua dari tiga tersangka yakni PI dan YRL sebelumnya telah ditangkap terlebih dahulu pada 4 April 2024.

Sementara SF masuk daftar pencarian orang (DPO). SF kemudian diketahui yang merupakan otak dari kasus tersebut telah berada di Fakfak Papua Barat.

“Setelah berkoordinasi dengan Polres Fakfak dan berdasarkan surat bantuan pencarian dan penangkapan tersangka DPO, sehingga pada 25 April Satreskrim Polres Fakfak mengetahui keberadaan tersangka lalu dilakukan penangkapan di rumah keluarganya,” terang AKP Limbong.

Kata Limbong, SF bukan hanya sekali itu melakukan aksi kejahatan. Ia pernah ditahan Polres Mimika dalam kasus narkotika, pencurian dan kekerasan.

Dengan demikian seluruh tersangka kasus pencurian disertai kekerasan hingga menyebabkan hilangnya nyawa itu resmi ditahan dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.

Polisi juga telah berhasil mengamankan sejumlah barang bukti seperti baju pelaku serta memori rekaman CCTV, sepeda motor pelaku bahkan juga sepeda motor hasil curian pelaku.

AKP Limbong dalam hal ini mengucapkan terima kasih kepada pihak keluarga korban yang telah menyerahkan dan mempercayai penuh penanganan kasus ini kepada pihak kepolisian.

Page: 1 2

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Terlibat Politik Praktis, 3 ASN di Merauke Diberhentikan

Tiga aparatur sipil negara (ASN) yang sebelumnya terlibat dalam politik praktis telah diberhentikan dari statusnya…

47 minutes ago

Persipura Tahan Imbang Tim Promosi

Persipura dan Garudayaksa FC bermain 1-1, gol Persipura dicetak oleh talenta muda Lazarus Sinim. Meski…

2 hours ago

Duo Asing Persipura Cepat Beradaptasi

Juru taktik Persipura, Andri Ramawi mengaku kedua pemain impornya sangat cepat beradaptasi. Pemain asal Argentina…

3 hours ago

Tawuran Pelajar di Kotaraja, Anarkis dan Resahkan Warga 

  Aksi saling serang menggunakan batu, botol kaca, hingga balok kayu memaksa para pengguna jalan…

4 hours ago

Mulai 2027, Venue PON Papua Dikelola BLUD

Dinas Olahraga dan Pemuda (Disorda) Provinsi Papua menargetkan pengelolaan venue olahraga milik Pemerintah Provinsi Papua,…

5 hours ago

Gubernur Dorong Anak Kampung Koa Bersekolah di Sekolah Rakyat

Menurutnya, keberadaan Sekolah Rakyat merupakan kesempatan yang harus dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk mempersiapkan masa depan generasi…

6 hours ago