

Situasi saat Siswa SMKN 3 Jayapura dan SMA YPPK Taruna Darma saling kejar di jalan raya utama Abepura, Kamis (28/8). (foto:Foto/Istimewa)
JAYAPURA – Aksi tawuran antar-pelajar kembali pecah di kawasan Kotaraja, Kota Jayapura, Papua, Kamis (20/8) sekitar pukul 12.30 WIT. Keributan yang melibatkan puluhan siswa dari SMKN 3 Jayapura dan SMA YPPK Taruna Dharma tersebut sempat menyebabkan arus lalu lintas di jalur utama menjadi macet.
Aksi saling serang menggunakan batu, botol kaca, hingga balok kayu memaksa para pengguna jalan menghentikan kendaraannya untuk menghindari lemparan material berbahaya. Ceceran pecahan kaca dan batu tampak bertebaran di atas aspal jalanan pasca-kejadian. Selain itu, satu unit mobil milik warga dilaporkan terkena lemparan batu.
Kapolsek Abepura, Kompol Paulus Hilapok saat dikonfirmasi mengaku begitu mendengar laporan terjadi tawuran pelajar, jajarannya langsung bergerak ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) guna meredam situasi dan memisahkan kedua kelompok siswa.
“Terkait tawuran tadi, Polsek Abepura sudah ke TKP untuk mengamankan kedua belah pihak,” ujar Kompol Paulus kepada Cenderawasih Pos, Kamis (20/8).
Guna mencegah bentrokan susulan di jalan, kepolisian menerapkan strategi pemulangan secara bertahap. Pihak kepolisian memulangkan siswa SMKN 3 Jayapura terlebih dahulu, sementara siswa SMA YPPK Taruna Dharma ditahan sementara di lokasi aman sebelum akhirnya diizinkan pulang.
Page: 1 2
Insiden yang terjadi pada Senin, 17 Agustus 2026 tersebut berawal dari penyerangan pos keamanan di…
Penandatanganan nota kesepahaman yang sarat nilai historis tersebut berlangsung secara khidmat pada Sabtu, 22 Agustus…
Selama sepekan terakhir, wilayah Kabupaten Puncak, Papua Tengah, sempat dikepung asap tebal akibat kebakaran hutan…
Mereka juga membawa boneka serupa yang diberikan oleh Direktur Utama RSUP Dr Kariadi, Agus Akhmadi.…
Bambang menjelaskan, tepung jagung yang digunakan dalam inovasinya tidak bekerja secara tunggal. Tepung tersebut dicampurkan…
Puan mengharapkan aksi demonstrasi itu tidak menimbulkan kericuhan. Lebih baik, menurut dia, peserta demonstrasi juga…