Categories: MIMIKA

Setiap Tempat Wisata di Mimika Harus Pasang Rambu Peringatan Bahaya

MIMIKA –Menyikapi peristiwa itu tenggelamnya seorang anak perempuan di Pantai Pantai Keakwa, Distrik Mimika Tengah, Kepala BPBD Kabupaten Mimika, Stepinus Marandof mengatakan bahwa setiap tempat wisata yang ada di Kabupaten Mimika harus dipasang rambu-rambu peringatan berbahaya sebagai petunjuk bagi setaip wisatawan yang hendak berkunjung.

Stepinus dengan tegas meminta seluruh pengelola tempat wisata terutama tempat-tempat wisata yang berpotensi menelan korban jiwa agar serius dalam hal tersebut guna menjamin keamanan dan kenyamanan bagi wisatawan.

“Seharusnya ditaruh rambu-rambu untuk menjadi peringatan bahwa daerah itu berbahaya, rawan banjir dan lain-lain, arusnya kencang dan sebagainya di situ sehingga orang juga mau berwisata dorang (mereka-red) sudah tau sehingga mereka tidak berenang di situ karena berbahaya,” tegas Stepinus saat diwawancarai melalui sambunga telepon, Kamis (3/4) kemarin.

Stepinus melanjutkan, pengelola tempat wisata seharusnya lebih menyikapi hal-hal tersebut sehingga wisatawan dapat merasa aman dan nyaman saat berkunjung untuk menghabiskan waktu di hari libur.   “Keakwa itu arusnya kencang, dia pukul keluar itu (arus), banyak korban di situ,” ujar Stepinus.

Selain pengelola tempat wisata, Pemerintahan Desa setempat juga diminta berperan aktif karena tempat wisata tersebut masuk dalam wilayahya.

Selain itu, Stepinus juga mengimbau kepada masyarakat dapat lebih berhati-hati, terlebih saat berlibur dengan membawa anak-anak di bawah umur. Sebab, bahaya dapat menimpa siapapun kapan saja dan di mana saja.

Sementara Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Timika, I Wayan Suyatna mengatakan  setiap tempat-tempat wisata terlebih yang memiliki resiko terjadinya kondisi membahayakan manusia seperti di pantai agar ditempatkan petugas penjaga, baik dari unsur pemerintah daerah, pengelola tempat wisata maupun masyarakat setempat.

Hal ini dinilai dapat membantu apabila terjadi kondisi yang membahayakan manusia. Dengan adanya petugas pantai maka dapat memantau langsung setiap aktivitas wisatawan.

I Wayan juga mengimbau kepada setiap masyarakat khususnya para orang tua yang beraktivitas di tempat wisata dengan membawa anak-anak di bawah umur agar tidak lalai dalam melakukan pengawasan.

Sebab, kondisi membahayakan manusia bukan hanya menjadi tugas SAR ataupun instansi terkait lainnya namun menjadi tanggungjawab bersama.  “Ini sangat penting sekali karena keselamatan itu adalah tanggungjawab kita bersama,” kata I Wayan saat diwawancarai melalui sambungan telepon, Kamis (3/4/2025).

I Wayan mengapresiasi peran masyarakat yang telah berpartisipasi membantu melakukan pencarian terhadap korban hingga menemukannya meski dalam kondisi meninggal dunia, kemudian diserahkan kepada pihak keluarga. (mww/wen)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Desak Perlindungan Warga Sipil di Tengah Konflik Bersenjata

Karenanya YKKMP berencana akan memasang baliho hak-hak masyarakat sipil khususnya di Distrik Sinak dan Kembru,…

10 hours ago

Harga Minyak Tanah Bersubsidi di Pengecer Semakin Tak Masuk Akal

arga penjualan minyak tanah (Mitan) bersubsidi di tingkat pengecer pada pasaran Wamena semakin meninggi. Sebab…

11 hours ago

Dua Bersaudara jadi Korban Curas di Kampung Tulem

Aksi pencurian dengan kekerasan kembali terjadi di Jayawijaya kembali terjadi. Kali ini tepatnya di Kampung…

12 hours ago

Rumah Sakit Pengampu Nasional dan Regional Cek Langsung RSUD Merauke

Saat di RSUD Merauke tersebut, para direktur utama rumah sakit tersebut didampingi Kepala Dinas Kesehatan…

14 hours ago

Mimika Diterjang Hujan Lebat dan Angin Kencang

Dalam pernyataan resmi yang dikeluarkan BMKG, sejak pukul 13.00 WIT, hujan dengan intensitas sedang hingga…

15 hours ago

Belasan OPD Absen, Wali Kota Beri Sinyal Ganti

Tak hanya di tingkat OPD, rendahnya partisipasi juga terjadi di jajaran wilayah. Dari lima kepala…

16 hours ago