

Kondisi jalan Bougenville Timika yang sudah mengalami kerusakan. (Foto: Cenderawasih Pos/Moh. Wahyu Welerubun).
MIMIKA – Masyarakat di Kabupaten Mimika mengeluhkan semakin banyaknya jalan yang rusak dan berlubang.
Pantauan media ini, kerusakan terlihat di Jalan Poros Mapurujaya, tepatnya di perempatan Sp1 dan Sp4. Akibat kondisi itu, beberapa titik di area tersebut bahkan mengalami kerusakan yang sangat parah hingga membentuk kubangan.
Hal ini tampaknya sudah menjadi pemandangan sehari-hari bagi tukang ojek yang biasa mangkal di kawasan tersebut. Menurut tukang ojek yang ditemui di lokasi, kondisi jalanyang rusak memaksa setiap orang yang berkendara meleawatinya harus bersabar dan membiasakan diri. Menurut mereka, pemerintah Kabupaten Mimika kurang perhatian dalam menangani masalah jalan yang semakin hari semakin banyak yang rusak.
Mereka menyebut, terkadang jika sudah tak tahan dengan keadaan ini, para tukang ojek harus mengatasinya sendiri secara suka rela dengan menguras isi dompet masing-masing.
Namun, walaupun sudah ditimbun berkali-kali, jalan tersebut suatu waktu akan kembali berlubang karena tidak dilapisi aspal.
“Sudah lama ini rusak, tidak pernah ada perbaikan. Dari pada kami terus terganggu dan karena membahayakan juga, kami berinisiatif mengumpulkan uang. Saya dan teman-teman sudah pernah menimbun sendiri jalan ini,” ujar Wawan, saat ditemui, Minggu (29/6/2025).
Keluhan ini diutarakan Wawan lantaran pendapatan tukang ojek yang tidak seberapa harus disisihkan untuk menimbun jalan. Padahal, ini merupakan tugas dari pemerintah. Wawan pun berharap agar hal ini dapat segera ditangani oleh pemerintah. Sebab, masih banyak jalan yang kondisinya lebih parah.
Page: 1 2
Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri menyebut efisiensi anggaran bagi pemerintah daerah masih berlanjut pada 2027. Para…
Merespon terkait dengan itu, Pengamat Kebijakan Publik Papua, Dr. Methodius Kossay, menyatakan bahwa tindakan suspend…
Penegasan tersebut disampaikan menyusul adanya pernyataan dari kelompok yang mengatasnamakan TPNPB yang mengancam akan menggagalkan…
Fakhiri mengatakan, kejadian serupa sebenarnya pernah terjadi di sejumlah daerah. Namun, khusus untuk Papua,…
Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memastikan posisi utang pemerintah sebesar Rp10.000 triliun hingga pertengahan 2026 masih terkendali…
Gubernur Papua Pegunungan Dr. (HC) Jhon Tabo, SE, M.B.A menyatakan penggunaan dana otsus saat ini…