Terutama di dua satuan pemukiman yakni Sp1 dan Sp4 masih banyak ruas jalan yang mengalami kerusakan.
“Yang paling parah itu jalan ke arah kuburan SP 1, itu sudah lama. Mungkin pemerintah belum pernah lihat. di SP 4, jalur 6, jalur 3 dan sekitarnya semua hancur. Itu memang sudah pernah di cor tapi tidak ditutup aspal,” ungkapnya.
Selain itu, menurut wawan jalan yang rusak juga berpotensi menimbulkan kecelekaan. Persoalan ini juga ternyata tak hanya menjadi keluhan tukang ojek, namun juga sebagian besar warga Mimika.
Seperti jalan Cendrawasih SP2 khususnya dekat bundaran Petrosea dan jalan sebelum kantor BPKAD Mimika yang mana beberapa kali berlangsung aktivitas proyek yang mengharuskan jalan digali. Namun, setelah pengerjaan itu selesai, pelaksana proyek tidak menutupnya dengan rapi. Keadaan serupa juga terlihat di Jalan Yos Soedarso Nawaripi, Jalan Bougenville, Jalan Yos Soedarso Sopoyono, hingga di Jalan Hassanudin.(mww/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Berdasarkan hasil penyelidikan awal otoritas kepolisian, pelaku melancarkan aksinya dengan skema yang terstruktur. Mereka menjanjikan…
Sebanyak 141 warga negara Indonesia (WNI) tercatat sedang menjalani proses hukum dan hukuman di Papua…
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua Selatan dr. Benedicta C. H. Rahangiar menjelaskan, koordinasi penanganan KLB…
Dalam konferensi pers di Kantor Badan Komunikasi Pemerintah Indonesia (Bakom) pada Rabu (24/6), JAM Pidsus…
Keputusan tersebut tidak datang begitu saja. Taufik diketahui sempat meminta saran kepada mantan atasannya, Dadang…
Laporan itu menjadi salah satu tuduhan paling serius yang pernah dilontarkan terhadap Israel sejak perang…