Terutama di dua satuan pemukiman yakni Sp1 dan Sp4 masih banyak ruas jalan yang mengalami kerusakan.
“Yang paling parah itu jalan ke arah kuburan SP 1, itu sudah lama. Mungkin pemerintah belum pernah lihat. di SP 4, jalur 6, jalur 3 dan sekitarnya semua hancur. Itu memang sudah pernah di cor tapi tidak ditutup aspal,” ungkapnya.
Selain itu, menurut wawan jalan yang rusak juga berpotensi menimbulkan kecelekaan. Persoalan ini juga ternyata tak hanya menjadi keluhan tukang ojek, namun juga sebagian besar warga Mimika.
Seperti jalan Cendrawasih SP2 khususnya dekat bundaran Petrosea dan jalan sebelum kantor BPKAD Mimika yang mana beberapa kali berlangsung aktivitas proyek yang mengharuskan jalan digali. Namun, setelah pengerjaan itu selesai, pelaksana proyek tidak menutupnya dengan rapi. Keadaan serupa juga terlihat di Jalan Yos Soedarso Nawaripi, Jalan Bougenville, Jalan Yos Soedarso Sopoyono, hingga di Jalan Hassanudin.(mww/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Bisakah Persipura menjawab dahaga publik yang sudah empat tahun menunggu agar bisa tampil di kancah…
Meski sebagai tim tamu, Ade merasa anak asuhnya tak gentar sama sekali. Ia mengaku pemainnya…
Perjalanan karier Asker Nazhafaliev di sepak bola profesional terbilang relatif singkat dan tidak diwarnai nilai…
Ketua panitia penyelenggara pertandingan Persipura Jayapura, Alberto Itaar, mengatakan bahwa pertandingan play-off promosi Persipura versus…
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua memfasilitasi nonton bareng (nobar) pertandingan Persipura Jayapura melawan Adhyaksa FC pada…
Setelah hampir 2 bulan di palang oleh masyarakat pemilik hak ulayat dengan tuntutan ganti rugi,…