Categories: SENTANI

Pelaku UKM Akui FDS Tahun ini Sepi Pembeli

SENTANI- Festival Danau Sentani (FDS) di Kabupaten Jayapura yang merupakan agenda rutin tahunan dan sempat terhenti selama 3 tahun, kembali dilaksanakan tahun ini.

Ratusan pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) terlihat berbondong-bondong mengisi setiap ruang kosong yang ada di dalam tempat kegiatan Festival Danau Sentani (FDS) Pantai Kalkote,  termasuk di jalan-jalan masuk menuju tempat utama penyelenggaraan kegiatan.

Salah satu pelaku UMKM yang ditemui media ini, Ani Rahmani Matuan mengakui, FDS tahun ini memang sedikit berbeda dari penyelenggaraan kegiatan festival danau Sentani di tahun-tahun sebelumnya.  Di mana sebelumnya,  kegiatan pameran kuliner dan souvenir difokuskan di satu tempat,  namun di tahun ini terbagi ke tiga tempat yaitu di Pantai Kalkote,  depan jalan masuk bandara dan di StadionBarnabas Youwe.

“Mungkin itu yang membuat jualan kami sedikit sepi pembeli, karena pengunjung harus terbagi ke tiga tempat itu,” katanya, Jumat (28/10).

Dia menjelaskan,  barang-barang yang dijualnya beraneka ragam mulai dari Noken Papua,  makanan olahan dari ikan dan makanan ringan lainnya.  Untuk olahan ikan ini dijual Rp 20.000/kemasan. Sementara jika dikalkulasikan pendapatan dalam sehari sejak hari pertama,  dalam sehari hanya terjual dua atau tiga bungkus saja.

Dia mengakui,  biasanya yang datang membeli barang barang yang diperjualbelikan itu hanya terjadi pada sore sampai malam hari. Sementara siang hari kebanyakan semua stand atau lapak jualan para pelaku UKM tutup.  “Kalau siang ada yang buka tetapi sebagian besarnya tutup karena memang sepi pengunjung,” ujarnya.

Diketahui kegiatan FDS di Kabupaten Jayapura itu menjadi agenda rutin setiap tahun.  Namun di tahun ini kegiatan FDS dirangkaikan menjadi satu dengan kegiatan bersama kegiatan hari ulang tahun KMA di Kabupaten Jayapura dan kegiatan KMAN ke-6.  (roy/ary)

newsportal

Recent Posts

Perkebunan Sawit Akan Terus Dikembangkan

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Selatan bakal menindaklanjuti masalah rencana pengembangan lahan perkebunan Perusahaan Perkebunan Kelapa…

7 hours ago

Tak Lagi Sibuk Kejar Target Retribusi, Hanya Atur Angkot Supaya Tertib dan Rapi

Di luar ruangannya, puluhan taksi konvensional (angkot) berwarna putih berbaris rapi di bawah bayang-bayang bangunan…

10 hours ago

Polsek Kuala Kencana Ringkus Pelaku Penganiayaan di Jalan Mayon

Peristiwa ini bermula ketika personel piket Polsek Kuala Kencana yang dipimpin Kanit Sabhara Ipda Eko…

12 hours ago

Soal Rusunawa Waena, Tunggu Koordinasi dengan Rektor

Pihak rektorat Universitas Cenderawasih (Uncen) akhirnya memberikan respons terkait tuntutan kelompok mahasiswa yang menggelar aksi…

13 hours ago

Pelayanan Pendidikan dan Bansos Harus Tepat Sasaran

Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura, Papua, memastikan pelayan publik berjalan optimal baik di sektor pendidikan dan…

14 hours ago

73.928 Batang Rokok dan 97,92 liter Miras Ilegal Dimusnahkan

Kepala Bea Cukai Jayapura, Fungki Awaludin, mengatakan pemusnahan dilakukan berdasarkan Surat Persetujuan Pemusnahan dari Menteri…

15 hours ago