

Tampak empat Ruko yang berada di Jalan luar pasar para Sentani Yang Terbakar pada hari Jumat malam ( 25/10/2024), lalu. Dan saat ini penyebab kebakaran masih dilakukan penyelidikan, Sabtu (26/10/2024).
Pemkab Akui Masih Minim Sarpras di Bidang Damkar
SENTANI -Musibah kebakaran yang menghanguskan empat Ruko di jalan keluar Pasar Baru “Phaara”, Sentani, Kelurahan Hinekombe, Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura, Jumat malam (25/10/2024)lalu, sekira pukul 17.58 WIT sampai saat ini masih dilakukan penyelidikan.
Terkait hal ini, Sekda Kabupaten Jayapura Hana S.Hikoyabi mengaku, sangat prihatin atas kejadian tersebut, diharapkan kedepannya tidak ada kejadian seperti ini terulang kembali karena akan menimbulkan kerugian secara materil dan non materil.
Hal lainnya, jika memang nanti dalam penyelidikan sebab kebakaran tersebut disebabkan akibat kelalaian manusia diharapkan ini tidak terulang kembali, karena jika sampai terjadi kebakaran tentunya yang mengalami dampak tidak hanya yang bersangkutan tapi juga disekelilingnya, sehingga diharapkan semua wajib hati hati dan waspada terhadap pemicu terjadinya kebakaran apakah dalam penggunaan kompor gas, membuat jaringan instalasi listrik supaya tidak sampai terjadi korsleting listrik, menyalakan korek api, maupun hal lainnya yang bisa memicu terjadinya kebakaran.
Diakui, Pemkab Jayapura mengaku, memang untuk sarana dan prasarana dalam menunjang Bidang Damkar memang sangat lemah, karena secara unit armada Damkar sangat minim sekali, apalagi jumlah penduduk, pemukiman, perumahan dan tempat usaha khususnya di wilayah Sentani terus meningkatkan, jika tidak dibarengi dengan permintaan fasilitas Sarpras di Bidang Damkar tentu jika terjadi kebakaran dampaknya kerugian yang besar akan dirasakan masyarakat.
Oleh sebab itu, Sekda kedepannya akan mendorong Pemkab Jayapura bisa menambah lagi Armada Damkar dengan meminta bantuan dari Pemerintah pusat melalui BNPB karena Bidang Damkar Kabupaten Jayapura dibawah dari BPBD Kabupaten Jayapura, jika memang tidak berhasil maka dijaga melalui Dana Otsus bisa digunakan untuk membeli Armada Damkar baru dan nanti minta persetujuan dari DPR Kabupaten Jayapura karena dana untuk pengadaan armada Damkar dibutuhkan dana tidak sedikit karena sampai miliaran rupiah.
“Kalau kita menggunakan dana APBD tentu sangat terbatas sekali, jadi kita harap dibantu dari BNPB atau lewat dana Otsus, jika tidak maka sangat sulit untuk pengadaan armada Damkar karena jika dibeli sampai miliaran rupiah,”jelasnya.
Page: 1 2
Mandenas menilai peristiwa tersebut berpotensi terjadi pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM). Jika korban mencakup perempuan…
Berada di tapal batas Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat dengan Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi. Puncak…
Pelaksana Tugas Kepala Bapperida Papua, Muflih Musaad mengatakan penyusunan usulan dilakukan mengacu pada kriteria penggunaan…
Menurut Lunanka, penguatan budidaya menjadi langkah penting untuk memastikan ketersediaan sagu dalam jangka panjang, sekaligus…
Menariknya, Aryoko juga meminta para jamaah untuk mendoakan Provinsi Papua, agar pembangunan di Papua bisa…
“Pendekatan CRS dan HIPEC merupakan terapi yang bersifat definitif pada kasus kanker dengan keterlibatan peritoneal.…