

Sekda Hanna Hikoyabi ( FOTO: Robert Mboik Cepos)
SENTANI-Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Jayapura, Hanna Hikoyabi sedikit geram terkait keberadaan Perusahaan Daerah (Perusda) Baniau yang sejauh ini hanya berharap ada penyertaan modal dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayapura. Sekda Hanna Hikoyabi menyebut, Perusda sejauh ini hanya meminta uang untuk menjalankan programnya, tanpa berusaha bagaimana mencari dan mendatangkan uang ke Kabupaten Jayapura.
“Perusda ini dibentuk untuk mendatangkan uang bukan hanya meminta uang,”kata Sekda Hanna Hikoyabi ketika menjawab pertanyaan media ini di Kantor Bupati Jayapura, Jumat (28/5).
Mantan Kepala Bapeda Kabupaten Jayapura itu berharap pihak Perusda Baniau ini berinovasi untuk mendapatkan uang guna menopang keuangan daerah. Karena sesungguhnya, Perusda itu dibentuk dengan tujuan mendatangkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) bagi Kabupaten Jayapura.
“Mereka ini dibentuk untuk mendatangkan uang, bukan sebaliknya. Mereka harus berinovasi, apalagi di tengah pandemi Covid-19 ini, banyak keuangan daerah yang direfocusing,” tandasnnya.
Dia mengatakan, sejauh ini selaku pemerintah daerah sebenarnya sudah ada penekanan kepada pihak Perusda. Di satu sisi apa yang sudah diusulkan oleh pihak Perusda Baniau ini, Pemkab Jayapura sama sekali belum meresponnya. Karena mereka dinilai belum mencari pendapatan untuk pemerintah daerah.
“Jika sampai hari ini belum terjadi apa-apa, itu sebenarnya jadi catatan bagi Perusda. Harus berpikir untuk mencari peluang pendapatan yang harus disumbangkan ke pemerintah daerah,” tandasnya.
Perusda Baniau ini sebelumnya sudah bergerak di bidang properti perumahan. Tapi sampai hari ini belum berjalan dengan baik. Karena rumah-rumah tersebut belum terjual semuanya. Kemudian apa yang sudah terjual itu mereka pakai sendiri.
Dia menyebutkan, tidak adanya pergerakan atau inovasi di tubuh Perusda itu sesungguhnya kembali kepada pribadi dari setiap orang. Bagaimana dia dipilih dan berkomitmen untuk maju dan membangun daerah ini, itu yang belum terlihat.(roy/tho)
Kios tersebut diketahui milik Subahadir Purwanto (31), seorang kontraktor yang berdomisili di Bupul, Distrik Eligobel.…
Pemerintah Kabupaten Keerom mulai mengambil langkah tegas terhadap keberadaan bangunan permanen maupun semipermanen yang berdiri…
Fase grup kini hanya menyisakan 1 pertandingan, sekaligus menjadi partai penentu puncak klasemen. Persipura akan…
Bentrokan antara massa aksi dan aparat keamanan terjadi di kawasan tersebut mengakibatkan aparat kepolisian terpaksa…
Meski sempat terjadi negosiasi antara demonstran dan pihak kepolisian, namun tidak mendapat titik temu. Aparat…
Kepada Cenderawasih Pos, Lenius selaku Negosiator Somap USTJ mengatakan bahwa aksi tersebut dilakukan pihaknya sebagai…