Dari hasil penanganan aparat kepolisian, sebanyak 41 pelajar telah diamankan. Dari jumlah tersebut, lima pelajar diketahui berasal dari luar sekolah, termasuk satu siswa dari SMK Negeri 3 Kotaraja dan satu dari Hawai Sentani. Mereka diketahui tergabung dalam kelompok yang sama dan terlibat langsung dalam aksi tawuran.
Para pelajar tersebut telah diberikan peringatan keras dan diminta menandatangani surat pernyataan. “Anak-anak ini tidak akan dipulangkan sebelum orang tua datang dan ikut menandatangani surat pernyataan. Bagi orang tua yang belum hadir, anak-anaknya sementara ditempatkan di ruang tahanan,” jelasnya.
Kebijakan ini diambil untuk memberikan efek jera sekaligus menjadi pelajaran bagi siswa lain. “Kami ingin mereka sadar bahwa tugas utama seorang pelajar adalah belajar, bukan tawuran atau lakukan tindakan kekerasan lain,” tegasnya. (ana/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Angka tersebut jauh lebih sedikit dibangdingkan musim lalu yang mencapai 35 pemain dalam satu musim.…
Selain sebagai pusat pemerintahan, posisi strategis Jayapura membuat berbagai aksi yang digelar di kota ini…
Berangkat dari keprihatinan melihat anak-anak muda yang tumbuh di tengah lingkungan yang lekat dengan minuman…
Dalam aksinya, kelompok ini mendesak pemerintah dan aparat penegak hukum untuk mengusut secara tuntas insiden…
Puluhan siswa PAUD, Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama di Distrik Depapre Kabupaten Jayapura diduga…
Langkah tegas ini disampaikan Ali Kabiay untuk meluruskan kesalahpahaman publik terkait kehadiran massa BMP RI…