“Kami kemudian berkoordinasi dengan Polsek Demta dan selanjutnya tim kami berjumlah tujuh Personil berangkat ke LKP pada pukul 08.50 WIT dengan membawah Peralatan SAR,” jelasnya.
Sebelumnya kata Anton tim gabungan dan para nelayan sempat mencari korban dan menyusuri Sungai grime sejauh 50 M dari LKK, namun korban tidak ditemukan. Kemudain Tim SAR Gabungan melanjutkan pencarian di pesisir Sungai grime, setelah kondisi cuaca di LKP Cerah.
“Pada Kamis (23/1) sekira pukul 20.30 WIT Tim SAR gabungan berhasil menemukan Korban dalam kondisi meninggal dunia sejauh 30 M dari LKK, selanjutnya korban di evakuasi dan diserahkan kepada keluarga korban,” ungkap Anton.
Dengan ditemukannya korban, operasi SAR dinyatakan selesai, dan seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke satuan masing-masing. Adapun unsur yang terlibat dalam operasi tersebut diantaranya Tim Rescuer Kantor SAR Jayapura, Polsek Demta, dan Masyarakat setempat.(kar)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Penilaian itu disampaikan PAHAM Papua menyusul laporan polisi yang didaftarkan Mama Yasinta di Polda Metro…
Bagi masyarakat Kamoro, Karapao bukan sekadar selebrasi visual. Ini adalah poros warisan leluhur yang melilitkan…
Pemerintah Distrik Sentani terus bergerak melaksanakan program relokasi dan penataan ulang Pasar Lama Sentani, sebuah…
Menurutnya kejadian ini bermula saat beberapa warga sedang mencari ikan di sekitar Kali Ariyau sekitar…
Sengketa pergantian kepala kampung antara asosiasi 328 kampung dengan Pemkab Jayawijaya memasuki tahap akhir. Ya,…
Guna menjaga situasi kamtibmas yang ada di wilayah Kota Wamena, Polres Jayawijaya kembali melakukan razia…