Categories: EKONOMI BISNIS

Kondisi Keamanan Penyebab 70 Kampung di Papua Belum Dialiri Listrik

JAYAPURA – PT PLN (Persero) mencatat masih ada 70 desa/kampung di Papua yang belum teraliri listrik. Hal ini terkendala kondisi keamanan dan kondisi geografis, serta aksesibilitas yang sulit menuju lokasi.

Hal itu disampaikan General Manager PT PLN (Persero) UIW Papua dan Papua Barat, Rizky Mochamad kepada Cenderawasih Pos.

Ia memaparkan berbagai kendala kerap dihadapi PLN terlebih pada daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). Mulai dari pengangkutan material untuk pembangkit listrik, jaringan transmisi, dan infrastruktur pendukung seringkali memerlukan biaya yang signifikan, mengingat medan yang sulit.

Juga penggunaan transportasi udara dan jalur-jalur yang belum sepenuhnya terpetakan menjadi bagian dari realitas di lapangan. Namun, tantangan ini justru mendorong PLN untuk berinovasi dan melaksanakan program elektrifikasi demi menjangkau masyarakat di daerah-daerah terpencil Papua.

“Kami upayakan Tahun 2025 apabila kondisi kemanan kondusif akan dilistriki secara bertahap,” ucapnya, Selasa (21/1).

Ia mengeklaim, perlahan namun pasti, PLN terus mencatatkan kemajuan. Hingga Desember 2024, rasio elektrifikasi di tanah Papua mencapai 97,53% dengan rasio desa berlistrik sebesar 99,02% dari 7.361 desa di Papua. Ini adalah bukti nyata komitmen PLN.

Ditambahkan, jika dibandingkan dengan data pada Desember 2023, rasio elektrifikasi meningkat 0,12% dan rasio desa berlistrik meningkat 0,73%. Sekilas, peningkatan ini mungkin tampak kecil.

“Perlu diingat pencapaian ini diraih di tengah tantangan geografis Papua yang sangat kompleks. Setiap persentase peningkatan, bahkan yang terlihat kecil sekali pun, merepresentasikan upaya yang luar biasa besar,” ungkapnya.

“Menjangkau wilayah-wilayah terpencil dengan infrastruktur yang terbatas, serta memastikan pasokan listrik yang andal di tengah kondisi alam yang menantang, membutuhkan dedikasi, inovasi, dan kerja keras yang berkelanjutan,” sambungnya.

Dikatakan, elektrifikasi di Papua merupakan bagian dari program nasional untuk mengurangi kesenjangan energi di seluruh Indonesia. Namun, di Papua dampaknya terasa lebih signifikan.

“Listrik menjadi katalisator bagi pembangunan ekonomi, peningkatan akses pendidikan, dan penguatan layanan kesehatan di wilayah yang sebelumnya kurang terlayani,”tandasnya.(dil/fia)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Juna Cepos

Recent Posts

Hingga Pertengahan Juli, Terjadi 40 Kasus Kebakaran

  Data dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Jayapura, dari Januari hingga 14…

57 minutes ago

Potensi Pemborosan Rp691,6 Miliar Disorot

Menanggapi hal tersebut, Ketua Fraksi Pengangkatan Otonomi Khusus (Poksus) DPR Papua, Willem Zaman Bonai, mengatakan…

2 hours ago

Perbaikan Pipa Tuntas, Suplai Air Dialirkan Bertahap

  Usai perbaikan fisik rampung, tahap flushing dan pengisian kembali jaringan pipa langsung dijalankan. Mengingat…

3 hours ago

Pemda Beri Dukungan Non Finansial

  Pernyataan ini disampaikan untuk meluruskan kesalahpahaman dan memberikan penjelasan yang terukur mengenai bentuk keterlibatan…

4 hours ago

Cuaca dan Perairan Jayapura Bersahabat

  Kepala Stasiun Meteorologi Maritim Jayapura, Heri Purnomo, S.Si, menyampaikan bahwa secara umum kondisi cuaca…

5 hours ago

MR Kambu Tinggalkan Warisan Emas di Pemerintahan dan Lapangan Hijau

Kabar duka ini mendapat perhatian dari berbagai pihak, termasuk dari Bupati Keerom yang juga menjabat…

10 hours ago