

Yunus Wonda (foto:Yohana/Cepos)
SENTANI – Terkait dengan program MBG, Bupati Jayapura harapkan makan bergizi bukan hanya nasi, tetapi pangan lokal juga bisa dimanfaatkan.
Melihat beberapa kali program MBG yang berlangsung di Kabupaten Jayapura, belum disertai dengan menu pangan lokal.
Bupati Jayapura, Yunus Wonda menjelaskan yang namanya makan bergizi tidak selamanya harus nasi.
“Kami harap setiap pengelola dapur-dapur bergizi ini dapat mengelola makanan lokal seperti ubi, keladi, sagu dan sebagainya, dengan berbagai variasi, kue atau roti atau menu lainnya, untuk dapat dikonsumsi oleh anak-anak sekolah, ” katanya kepada Cenderawa- sih Pos, Baru-baru ini.
Menurut Bupati Jayapura, kuliner-kuliner lokal harus diperhatikan, karena tidak selamanya pangan bergizi itu harus nasi.
“Tetapi semua pangan lokal yang ada di daerah kita masing-masing harus dimanfaatkan, karena ada anak- anak kita juga yang kecenderungan mengkonsumsi pangan lokal, ” terangnya.
“Memang nasi harus ada, tetapi tidak selamanya harus konsumsi nasi, seperti halnya lima hari program MBG, diselingi satu hari harus ada pangan lokal, ” terangnya. (ana)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Kejaksaan Negeri Mimika menyita uang tunai sebesar Rp300 juta dalam penyidikan kasus dugaan korupsi proyek…
Yotam juga mengaku mengetahui pemerintah telah memiliki sertifikat atas lahan itu melalui informasi yang diperoleh…
Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Jayapura, Elisa Yarusabra, mengatakan saat ini Kabupaten Jayapura…
Ketua Himpunan Peternak Ayam Ras (HIPAR) Merauke Thomas Kimko, mengapresiasi berbagai program bantuan peternakan ayam…
- Bupati Keerom, Piter Gusbager memastikan bahwa branda Kabupaten Keerom atau kawasan Kampung Yowong, Distrik…
Kapolres Jayapura AKBP Dionisius V.D.P. Helan, melalui Kasat Reskrim Polres Jayapura AKP Markus Axel Panggabean, …