

Nampak salah satu hotel yang kerap kali menjadi pilihan bagi para tamu-tamu transit di Kabupaten Jayapura, Selasa (21/10) (foto:Yohana/Cepos)
SENTANI – Okupansi Hotel di Kabupaten Jayapura masih rendah, PHRI harap ada kebijakan pemerintah yang mendorong Sektor Pariwisata Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Jayapura, Bambang Zulhadi, mengungkapkan bahwa hingga triwulan IV tahun ini, tingkat okupansi atau hunian hotel di Kabupaten Jayapura masih berada di angka 30 persen.
Menurut Bambang, belum ada perubahan signifikan dalam tingkat hunian tersebut. Ia berharap kebijakan pemerintah, terutama melalui Kementerian Keuangan, dapat memberikan perhatian lebih terhadap sektor perhotelan dan restoran.
“Belum ada perubahan yang berarti. Kami berharap kebijakan pemerintah ke depan bisa membantu merombak aturan-aturan yang berdampak langsung pada dunia perhotelan dan rumah makan,” ujarnya kepada wartawan, Selasa (21/10).
Ia menjelaskan, kegiatan-kegiatan pemerintah maupun swasta yang melibatkan jasa hotel saat ini belum berjalan maksimal. Oleh karena itu, dukungan pemerintah dalam mendorong potensi bisnis dan pariwisata di Kabupaten Jayapura dinilai sangat penting agar dapat meningkatkan okupansi hotel.
Page: 1 2
Penertiban yang dijalankan oleh tim gabungan dari Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UMKM (Disperindagkop)…
Masyarakat di Kota Jayapura akhirnya seperti diajari untuk menerima situasi ini karena belum ada perubahan…
Kondisi tersebut ditemukan saat dirinya melakukan kunjungan ke Distrik Jagebob dan melihat langsung lokasi yang…
Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Papua Merauke mendesak Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Republik…
Ya, mungkin dengan cara itu pria bernama Nawir ini bisa merasa tenang usai diterpa musibah.…
Kordinator Lapangan Aksi sekaligus Menteri Hukum dan HAM BEM Uncen, Darki Uropmabin, memberikan klarifikasi bahwa…