Categories: SENTANI

Keberadaan SMP Negeri Satu Atap Ebungfau Sangat Penting

Saat ini Jumlah Siswa Mencapai 116 Orang, Berasal dari Kampung-kampung

SENTANI – Bupati Jayapura, Yunus Wonda, melakukan peletakan batu pertama pembangunan SMP Negeri Satu Atap Ebungfau sebagai bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Jayapura dalam meningkatkan akses pendidikan bagi masyarakat di wilayah pesisir Danau Sentani.

Yunus Wonda mengatakan pembangunan sekolah tersebut merupakan tindak lanjut dari aspirasi masyarakat yang disampaikan saat kunjungan kerja pemerintah daerah ke Kampung Ebungfau pada tahun lalu.

“Saat kami datang ke sini tahun lalu, kami bertemu dengan para guru dan masyarakat yang menginginkan adanya ruang belajar yang layak untuk jenjang SMP. Puji Tuhan, hari ini kita mulai membangun SMP di kampung ini. Tahun ini kita bangun ruang kelas dan ke depan akan dibangun juga rumah dinas guru,”ujar Yunus Wonda, Sabtu (20/6).

Menurutnya, keberadaan SMP Negeri Satu Atap Ebungfau sangat penting karena jumlah peserta didik terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Saat kunjungan sebelumnya, jumlah siswa tercatat sekitar 40 orang, sedangkan saat ini telah mencapai lebih dari 100 siswa.

“Peningkatan ini menunjukkan tingginya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pendidikan. Hal ini juga tidak terlepas dari dukungan orang tua dan kampung-kampung di sekitar Ebungfau yang mendorong anak-anak mereka untuk bersekolah,” katanya.

Bupati mengapresiasi dukungan masyarakat adat, para ondofolo, kepala kampung, tokoh perempuan, pemuda, serta seluruh warga yang telah memberikan dukungan, termasuk menyerahkan lahan untuk pembangunan sekolah.

“Di mana ada sekolah, di situ ada masa depan. Kalau suatu kampung tidak memiliki fasilitas pendidikan, maka masa depan generasi mudanya akan terhambat. Karena itu saya mengapresiasi masyarakat yang memiliki komitmen besar terhadap pendidikan anak-anak mereka,”ujarnya.

Ia menambahkan, kehadiran SMP Negeri Satu Atap Ebungfau juga akan membantu mengurangi beban ekonomi masyarakat, terutama biaya transportasi yang selama ini harus dikeluarkan siswa untuk melanjutkan pendidikan ke luar kampung.

Menurut Yunus, pemerintah daerah akan terus melengkapi fasilitas pendidikan di sekolah tersebut karena letaknya yang tidak terlalu jauh dari Kota Sentani dan hanya dipisahkan oleh Danau Sentani.

“Hari ini saya didampingi Sekretaris Daerah, kepala dinas dan pimpinan OPD terkait untuk melakukan peletakan batu pertama pembangunan SMP Negeri Satu Atap Ebungfau. Pemerintah berkomitmen mendukung pengembangan sekolah ini,”katanya.

Sementara itu, Kepala SMP Negeri Satu Atap Ebungfau, Maria Lapiktumaan, menjelaskan bahwa sekolah tersebut awalnya merupakan kelas jauh atau pecahan dari SMP Negeri 1 Sentani.

“Pada tahun 2018 kami memulai kegiatan belajar mengajar dengan 22 siswa. Saat ini jumlah siswa sudah mencapai 116 orang yang berasal dari kampung-kampung di sekitar Ebungfau, bahkan ada juga yang berasal dari Kota Sentani,” ujarnya.

Maria mengatakan sekolah tersebut mulai beroperasi pada tahun 2018 dan masih bergabung dengan SMP Negeri 1 Sentani. Kemudian pada tahun 2022, sekolah itu resmi memperoleh Surat Keputusan (SK) pendirian sebagai satuan pendidikan tersendiri.

Ia menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Jayapura atas dimulainya pembangunan gedung sekolah yang selama ini menjadi harapan para guru, siswa, dan masyarakat.

“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Bupati Jayapura yang telah memberikan perhatian besar terhadap pengembangan sekolah ini. Pembangunan gedung sekolah akan sangat membantu proses belajar mengajar ke depan,”katanya.

Saat ini SMP Negeri Satu Atap Ebungfau didukung oleh 11 tenaga pendidik yang terdiri dari Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). (ana/wen)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

 UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q

Juna Cepos

Recent Posts

Kosmetik Ilegal Hingga Dapur MBG Jadi Sorotan BPOM

  Kepala BBPOM Jayapura, Herianto Baan menegaskan bahwa langkah tegas ini diambil bukan semata-mata untuk…

10 hours ago

Kelebihan Penyaluran Dana Kampung Dikembalikan Sesuai Aturan

  Abisai menjelaskan, rapat tersebut merupakan tindak lanjut atas kelebihan salur dana kampung yang bersumber…

10 hours ago

Pertahankan Juara Umum, Wali Kota Apresiasi Kafilah MTQ Kota Jayapura

   Ketua Kafilah MTQ Kota Jayapura, Abdul Majid, mengatakan proses pembinaan peserta dilakukan secara berjenjang…

11 hours ago

Tuntas Jalankan Tugas, 900 Personel Satgas Pamtas RI -PNG Dikembalikan

Pemulangan personil Satgas Pamtas RI-PNG dari Yonif 711/RKS Palu dan Yonif 743/PSY  Kupang menggunakan KRI…

12 hours ago

Gaji Mulai Rp47 Juta Hingga Rp110 Juta, Harusnya Diikuti Tanggung Jawab Etis dan Moral

  Menjawab dahaga panjang reformasi peradilan tersebut, pemerintah secara resmi menerbitkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor…

13 hours ago

Andri Siap Tebus “Hutang”

Menurut Andri, pelatih sebelumnya Rahmad Darmawan tampil cukup baik musim lalu. Mengantarkan Persipura hingga babak…

14 hours ago