Di tempat yang sama, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jayapura, dr. Anton Mote, menyampaikan komitmen kuat Pemerintah Daerah dalam menurunkan angka kesakitan malaria dan memperluas deteksi dini kanker leher rahim di wilayah Kabupaten Jayapura.
Hal tersebut disampaikan dr. Anton usai mendampingi Bupati Jayapura yang meresmikan dua agenda besar, yakni Deklarasi Eliminasi Malaria Tahun 2030 dan Kick Off Uji Coba Deteksi Dini Kanker Leher Rahim dengan metode Self Sampling HPV-DNA, Senin (21/10).
Selain fokus pada eliminasi malaria, dr. Anton juga menyoroti tingginya angka kasus dan kematian akibat kanker leher rahim, yang saat ini menempati urutan kedua tertinggi di Indonesia.
“Angka kasus kanker leher rahim masih cukup tinggi, dan angka kematian juga masih menjadi perhatian serius. Karena itu, kita dorong masyarakat agar tidak takut atau malu untuk melakukan pemeriksaan,”katanya.(ana/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Berdasarkan keputusan tersebut, Kabupaten Keerom menerima alokasi dana dengan rincian Tambahan DAU Rp 67.250.912.000, penyaluran…
Kegiatan ini menjadi informasi dan bukti nyata, apa yang selama ini telah dikerjakan pemerintah daerah,…
Suara dentuman meriam simulasi dan letupan gas air mata memecah keheningan Mimika, Papua Tengah. Di…
Direktur LBH Papua, Festus, mengatakan kasus tersebut tidak semestinya hanya dipandang sebagai persoalan teknis…
Lima pasien anak yang sebelumnya menjalani perawatan setelah diduga mengalami keracunan usai mengonsumsi menu Makan…
Bayang-bayang tapal batas yang membentang di tanah Papua tak mampu memagari jejak Ben Alois Natkime.…