

TP-PKM melakukan SABUMIL dan Edukasi cegah pernikahan dini di Distrik Nimboran, Rabu (20/5). (foto:Kominfo for Cepos)
SENTANI – Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Jayapura menggelar kegiatan Gerakan Sapa Ibu Hamil (SABUMIL) dan sosialisasi pencegahan pernikahan dini serta kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) di Kantor Distrik Nimboran, Rabu (20/5). Wakil Ketua I TP-PKK Kabupaten Jayapura, Anitha Hening Yocku, mengatakan kegiatan tersebut sebagai upaya meningkatkan kualitas kesehatan ibu dan anak sekaligus memperkuat ketahanan keluarga di wilayah Kabupaten Jayapura.
Lanjutnya, peserta kegiatan terdiri dari delapan ibu hamil berisiko kekurangan energi kronis (KEK) dan 13 ibu hamil yang telah memasuki trimester ketiga kehamilan. “Saya mengajak seluruh ibu hamil agar dapat menjaga kesehatan mereka masa kehamilan guna mencegah stunting pada anak,” katanya dalam rilis, Rabu (20/5).
Menurutnya, masa kehamilan merupakan bagian penting dari seribu hari pertama kehidupan yang sangat menentukan tumbuh kembang anak. Ia menjelaskan, stunting tidak hanya terjadi setelah anak lahir, tetapi dapat dicegah sejak dalam kandungan, terutama bagi ibu hamil yang mengalami kekurangan gizi.
“Anak sehat dimulai dari kandungan yang dijaga dengan baik. Karena itu ibu hamil wajib rutin memeriksakan kandungan ke puskesmas atau bidan terdekat,” ujarnya.
Page: 1 2
Bagi Kota Jayapura, keberhasilan Nelce bukan sekadar prestasi seorang pelajar. Ada nama sekolah, keluarga, Kota…
Ada yang berbeda dari launching Persipura kali ini. Untuk pertama kalinya, rangkaian launching akan digelar…
Plt. Kepala BPS Papua, Akhmad Jaelani, mengatakan karakteristik wilayah Papua membuat proses pendataan membutuhkan…
Penyaluran bantuan pangan ini menyasar 37.401 penerima bantuan pangan yang tersebar di 25 kelurahan dan…
Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Amanat Nasional (PAN) Papua bersama seluruh DPD PAN tingkat kabupaten/kota…
Status baru sebagai ASN membawa tanggung jawab yang lebih besar untuk mengabdi kepada negara…