“Kami harap Hengky Joku sebagai pemilik lahan Puskesmas Komba dan yang merasa keluarga pemilik hak ulayat di lahan Puskesmas Komba bisa saling bertemu dan duduk bersama. Bisa mencari jalan tengah, supaya Puskemas Komba bisa kembali beroperasi, karena kasihan warga yang butuh pelayanan kesehatan,”ucapnya.
Sementara itu, adanya aksi pemalangan Puskesmas Komba tidak menghambat pelayanan kesehatan kepada masyarakat, hal itu disampaikan Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Jayapura, Khairul Lie.
“Pemalangan yang dilakukan tidak berdampak pada pelayanan kesehatan kepada warga di Kota Sentani, khususnya di Kampung Yobeh dan sekitarnya. Karena, saat ini pelayanan kesehatan di Puskesmas Komba dialihkan ke Puskemas Sentani yang ada di Kemiri,” ucap Khairul Lie.
Dirinya memastikan, bahwa hingga saat ini tidak ada masalah terkait dengan pelayanan kesehatan kepada masyarakat sekitar lokasi pemalangan. “Langkah yang kita ambil dengan mengalihkan pelayanan ke Puskesmas Kemiri. Bila soal tanah, bisa langsung koordinasi dengan Dinas terkait,” tandasnya.(dil/ary)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Rumah yang dipindahkan umumnya berupa rumah panggung berbahan kayu. Bangunan ini dirancang tanpa menggunakan paku,…
Selain berfungsi sebagai alat pemantauan, pemasangan CCTV juga diharapkan menjadi langkah strategis dalam mencegah meningkatnya…
Dari hasil pengawasan, kosmetik tanpa izin edar alias ilegal menjadi yang paling banyak ditemukan di…
Wakil Gubernur Papua Aryoko AF Rumaropen di Jayapura, Sabtu, mengatakan RPJMD merupakan dokumen strategis yang…
Bupati Jayawijaya Atenius Murib, SH , MH menyatakan hari ini bisa dilihat bersama panen ubi…
Ribuan umat Katolik, biarawan, dan biarawati dari empat dekanat di dua provinsi Papua dan Papua…