

Puskesmas Komba yang belum dioperasikan kembali, karena masih tersandung masalah klaim kepemilikan tanah. (foto: Priyadi/Cepos)
SENTANI-Permasalah pemalangan Puskemas Komba, Kabupaten Jayapura, sampai saat ini belum juga terselesaikan dengan baik. Masih ada kelompok masyarakat yang mengklaim sebagai pemilik hak ulayat lahan Puskesmas tersebut dan di sisi lain lahan Puskesmas tersebut sudah dimiliki Hengky Joku. Hal ini dikatakan Kepala Dinas Pertanahan, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DP2KP) Kabupaten Jayapura, Terry F. Ayomi.
“Jadi permasalahan Puskesmas Komba yang sampai sekarang masih dipalang, karena ada permasalahan antara pemilik lahan Hengky Joku dengan keluarga yang merasa masih memiliki tanah tersebut, sehingga masih dilakukan pemalangan dari pihak satunya,”ungkap Terry F. Ayomi.
Oleh karena itu, karena tanah tersebut sudah di bangun Puskesmas oleh Pemkab Jayapura maka diharapkan pihak Hengky Joku bisa membantu Pemkab Jayapura menyelesaikan permasalah tersebut, supaya Puskemas yang dibangun dan sudah sempat beroperasi bisa dioperasikan kembali.
Jika tidak maka akan merugikan masyarakat yang sakit dan mau berobat, karena itu salah satu Puskesmas yang melayani dari berbagai kampung di daerah Sentani.
Pasalnya, jika Puskesmas itu tidak dioperasikan tentu kasihan warga yang mau berobat harus pergi jauh ke Rumah Sakit Yowari atau Puskesmas Kemiri dan jika Puskesmas Komba tidak dioperasikan tentu kasihan petugas kesehatan yang bekerja. Alat- alat kesehatan yang harusnya dirawat dan difungsikan, termasuk bangunan gedung akan terbengkalai begitu saja.
Page: 1 2
Kepala Penerangan Koops TNI Habema, Letkol Inf M. Wirya Arthadiguna, menyatakan evakuasi dilakukan setelah pihak…
Krisis pangan dan air bersih melanda ratusan warga di tiga distrik terisolasi Kabupaten Puncak, Papua…
Seratusan orang yang terdiri dari pelajar dan guru di SMAN 5 Jayapura, diduga keracunan makanan…
Badan Gizi Nasional (BGN) mengembalikan Rp311,2 miliar ke kas negara setelah menemukan anomali pada 414…
Kondisi ini diperkirakan kian mengkhawatirkan karena potensi aktifnya fenomena Indian Ocean Dipole (IOD) Positif pada…
Karena itu, Kemenkeu saat ini tengah menghitung kebutuhan tambahan anggaran yang diperlukan untuk menambal kekurangan…