

Clief Ohe (FOTO: Robert Mboik cepos)
SENTANI- Anggota DPRD Kabupaten Jayapura, yang juga menjadi anggota Pansus Kependudukan di Kabupaten Jayapura, Clief Ohe, mengatakan, ada dampak yang sangat besar terhadap keberhasilan kerja Pansus Kependudukan yang dibentuk oleh DPRD Kabupaten Jayapura bekerja sama dengan Pemerintah Daerah kabupaten Jayapura melalui instansi teknis.
Menurutnya, salah satu dampak besar itu adalah Pemerintah Kabupaten Jayapura akan mendapatkan kenaikan dana baik otsus, dana desa (DD) dan Dana Alokasi Umum (DAU) di tahun depan. Hal itu disebabkan karena adanya penambahan jumlah penduduk yang menjadi salah satu syarat atau indikator dalam besaran dana transfer dari pusat.
“Dari sisi APBD tentunya akan mengalami peningkatan. DAU juga begitu karena indikator yang menentukan besaran dana transfer selain indikator IPM dan luasan wilayah, juga ada jumlah penduduk,” kata Clief Ohe, Selasa (20/9).
Sehingga kata dia, 32% dana alokasi umum itu dikontribusikan dari jumlah penduduk. Ketika Pansus berhasil menaikan jumlah penduduk tahun ini, sebanyak lebih dari 28.000, maka itu akan berdampak pada peningkatan dana alokasi umum.
Bahkan , peningkatan penerimaan anggaran yang masuk ke daerah bukan saja dari dana transfer DAU saja, tetapi juga dana otsus juga akan mengalami peningkatan. Karena salah satu indikator penerima dana Otsus itu juga adalah jumlah penduduk, luas wilayah, IPM dan kesulitan geografis itu merupakan indikator lainnya.
“Bukan cuma dana Otsus saja, tetapi dana desa juga dipastikan akan ikut naik. Kenapa, karena indikatornya sama yaitu jumlah penduduk menjadi satu syarat mutlak,” imbuhnya.
Jadi ketika kampung mempunyai data penduduk naik, tentunya itu akan berdampak pada jumlah dana desa yang diturunkan.
Selain itu terkait adanya aspirasi oleh partai politik adalah penambahan jumlah kursi di DPRD. Sebelumnya jumlah penduduk di Kabupaten Jayapura sebanyak 171.000 lebih, data kursi di dewan ada 25 kursi. Maka untuk penambahan kursi itu jumlah penduduk harus naik di atas 200.000 penduduk.
Lanjutnya, sekarang jumlah penduduk di Kabupaten Jayapura berdasarkan data terbaru yang dikeluarkan oleh Dirjen Kependudukan dan Catatan Sipil Republik Indonesia, jumlah penduduk di Kabupaten Jayapura sudah mencapai 224.000 jiwa. “Data itu resmi dirilis oleh Kemendagri dalam hal ini Dirjen kependudukan dan Catatan Sipil,” ungkapnya.
Dia menambahkan, dengan adanya penambahan jumlah jiwa sebanyak 28.000 di Kabupaten Jayapura sudah dapat dipastikan pada pemilihan umum 2024 mendatang jumlah kursi di DPRD Kabupaten Jayapura dipastikan akan naik dan bertambah menjadi 30 kursi.
“Jadi sekali lagi hasil yang dicapai ini bukan semata-mata kerja Pansus, tetapi juga kerja dari semua pihak terkait. Terutama bupat, i teman-teman pansus Disdukcapil yang sudah bekerja keras, distrik, asisten 1, juga pemerintahan kampung,”tandasnya.(roy/ary)
Gubernur menegaskan, keputusan tersebut merupakan kebijakan yang tidak populer, namun harus diambil demi menjaga stabilitas…
Insiden pertama terjadi pada Senin (27/4), disusul kejadian serupa pada Selasa (28/4) sekitar pukul 11.22…
Ia menegaskan, tujuan utama negara adalah melindungi seluruh rakyat Indonesia. Karena itu, pendekatan keamanan tidak…
Hingga hari ini, meski zaman berubah, Pasar Lama Sentani tidak pernah benar-benar sepi. Di setiap…
Pertemuan tersebut dihadiri Ketua Bidang Pengawasan Hakim dan Investigasi KY, Abhan, yang memaparkan materi sekaligus…
Langkah ini diambil guna memastikan integritas pelayanan publik tidak terganggu oleh aktivitas pribadi di platform…