

Yunus Wonda (FOTO:Yohana/Cepos)
SENTANI – Pelaksanaan event nasional Festival Danau Sentani yang selalu dilakukan setiap tahun,di Kalkote Kabupaten Jayapura, Tahun ini tidak dilaksanakan. Bupati Jayapura Yunus Wonda menyampaikan bahwa setelah mempertimbangkan kondisi anggaran dan kesiapan dilapangan, dirinya membatalkan pelaksanaan FDS tahun 2025.
“Kami sebenarnya sangat antusias untuk pelaksanaan FDS tahun ini, tetapi setelah mengecek anggaran yang tertera dalam DPA yaitu Rp 2 miliar, saya rasa tidak cukup untuk pelaksanaan event bergengsi ini,” katanya kepada Cenderawasih Pos, Senin (19/5) kemarin.
Menurutnya, FDS bukan sekedar rutinitas yang harus dilaksanakan setiap tahun, dengan konsep yang sama setiap tahunnya.”FDS harus memiliki konsep menarik, konsep yang berbeda, tahun ini seperti ini, tahun depan berbeda,jangan tiba musim tiba akal,saya tidak suka yang seperti itu, makanya tahun ini kami putuskan untuk tidak dilaksanakan, tetapi akan dilaksanakan ditahun 2026,” terangnya.
Diakui Yunus Wonda, bahwa bicara soal festival berarti pemerintah sedang menjual sumber daya alam, pariwisata, budaya, dan tidak bisa dilakukan dengan konsep asal-asalan.
“Buka pagi, kemudian orang datang ramai-ramai besok tutup dan pulang, kita menjual berarti harus dikemas sedemikian rupa, kita harus punya target, bahkan ketika kami tanya dinas terkait, mereka juga tidak memiliki anggaran karena sudah ada recofusing,” bebernya.
Page: 1 2
Direkrut Eksekutif YKKMP Theo Hesegem menyatakan Sebagai lembaga yang bekerja di bidang kemanusiaan dan perlindungan…
Menurut Yosefina, salah satu faktor utama yang menyuburkan maraknya kejahatan seksual adalah regulasi informasi yang…
Situasi keamanan di Kabupaten Intan Jaya belum sepenuhnya pulih. Rangkaian aksi kekerasan yang terjadi dalam…
Pangkogabwilhan III, Letjen TNI Lucky Avianto, menegaskan bahwa seluruh hasil operasi ini merupakan bentuk transparansi…
Kapolres Jayawijaya, melalui Kasat Reskrim Polres Jayawijaya Iptu Marcelino Rumambi, SH, MH menyatakan, peningkatan intensitas…
Korban diketahui bernama Abdul Rozas (29). Berdasarkan informasi yang diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas)…