Untuk itu, MSF diharapkan dapat berkontribusi terhadap agenda pembangunan berkelanjutan berbasis lingkungan hidup di 4 wilayah pembangunan, bersama masyarakat di Kabupaten Jayapura melalui program, promosi, kebijakan ramah hutan melalui pendekatan MSF.
Ditambahkan, dari sepuluh rumusan strategis ada empat strategi yang mendasar tentang pengakuan, perlindungan dan pemberdayaan masyarakat adat serta strategi peningkatan kelestarian dan daya dukung lingkungan dalam kerangka pembangunan.
Guna mewujudkan persiapan strategi ini, dibutuhkan kerjasama dengan berbagai pihak. Sejak tahun 2016 sampai tahun 2022, Pemerintah Kabupaten Jayapura bersama sejumlah mitra kerja yang tergabung dalam Gugus Tugas Masyarakat Adat(GTMA) telah melakukan pemetaan wilayah adat pada Suku Kemtuk, Kemtuk Gresi, Gresi Selatan, Nimbokrang, Namblong, Nimboran, Sentani Timur, Sentani Barat, Ebungfauw, Waibu, Kaureh, Ravenirara, Unurum Guay, Yapsi, Demta dan Depapre.(dil/ary)
Page: 1 2
Bersamaan dengan penyerahan diri itu, tujuh pucuk senjata api yang selama ini mereka gunakan turut…
Diduga kuat, si rangkong keluar dari habitatnya karena rumahnya terbakar. Karhutla yang melanda sejumlah wilayah…
Kepala Subbagian Tata Usaha TNGR Astekita Ardiaristo mengatakan pendaki yang sebelumnya menggunakan jalur Senaru atau…
Instruksi lainnya menyangkut perlakuan rumah sakit terhadap pasien. Prabowo meminta tidak ada perbedaan pelayanan antara…
Dari seorang anak yang tumbuh dalam keluarga dengan ayah gangguan jiwa dan ibu yang berjuang…
Teka-teki kepemimpinan di Fakultas Kedokteran Universitas Cenderawasih (Uncen) akhirnya menemui titik terang. Pihak rektorat resmi…