

Penggawa Al Ittihad, Karim Benzema. (Sumber: Getty Images/Stringer)
KARIM Benzema dituduh oleh menteri Prancis memiliki hubungan dengan kelompok teroris, karena dukungannya terhadap rakyat Gaza lewat media sosial.
Benzema telah menunjukkan dukungannya kepada Palestina menyusul serangan dari Israel yang telah menyerang Gaza tak henti-hentinya dalam sepekan terakhir ini.
Warga sipil yang tidak bersalah secara tragis kehilangan nyawa mereka, termasuk perempuan dan anak-anak.
Dikutip dari media sosial X, mantan pemain Real Madrid itu menulis, “Doa kami semua untuk penduduk Gaza yang sekali lagi menjadi korban pemboman tidak adil yang tidak menyisakan perempuan atau anak-anak.”
Mantan pemain sayap Aston Villa, Anwar El-Ghazi juga mendukung Palestina secara daring, namun klubnya sekarang, Mainz, menskorsnya karena postingan tersebut.
Namun, berbeda dengan Benzema. Ia malah mendapat kritik dari Gerald Darmanin, yang merupakan kepala Kementerian Dalam Negeri Prancis.
“Tuan Karim Benzema memiliki hubungan buruk, seperti yang kita semua tahu, dengan Ikhwanul Muslimin,” katanya dilansir dari C News.
Page: 1 2
Papua Surgical Update (PSU) 2026 ini diikuti oleh ratusan peserta yang terdiri dari dokter spesialis,…
Pares menyatakan, Komisi C secara penuh mendukung langkah tegas Pemkot Jayapura dalam menertibkan area pasar.…
Area Manager Communication, Relation & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Papua dan Maluku Ispiani…
Untuk memastikan roda organisasi dan pelayanan akademik tidak terhenti, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan…
Gubernur Papua Matius D. Fakhiri mendorong pelayanan pertanahan dapat menjangkau masyarakat hingga wilayah pelosok melalui…
Abisai menilai, kearifan lokal dan berbagai potensi yang dimiliki setiap kampung merupakan kekayaan yang…