

Patrinus Nelson Sosrontou ( FOTO: Robert Mboik Cepos)
Korban Ditipu Belasan Juta Rupiah*
SENTANI-Nama Wakil Ketua (Waket) II DPRD Jayapura, Patrinus Nelson Sorontou dicatut oleh akun bodong yang mengatasnamakan dirinya untuk meminta uang atau peemerasan kepada sejumlah orang di Kabupaten Jayapura.
“Menurut informasi dari korban sudah satu bulan belakangan ini,” kata Nelson Sorontou kepada wartawan di Pos 7 Sentani, Rabu (19/5), kemarin.
Dalam melancarkan aksinya itu, pelaku menggunakan aplikasi Facebook (FB) dengan diberi namanya Patrinus Nelson Sorontou. Selanjutnya, dari keterangan beberapa korban itu, akun tersebut meminta uang kepada sejumlah orang, termasuk pejabat dan pengusaha. Di mana permintaan uang tersebut untuk membiayai kegiatan Patrinus Nelson Sorontou maju calon Bupati Jayapura. Sejumlah korbanpun masuk perangkap, dengan mentransferkan dana dengan nominal yang bervariasi. Jika dijumlahkan dari beberapa korban itu, nilainya bisa mencapai belasan juta rupiah.
“Ada yang Rp 500 ribu, Rp 3 juta, Rp 5 juta bahkan ada yang mengirim Rp 10 juta,” katanya lagi.
Politisi PDIP itu baru mengatahui namanya dicatut setelah sejumlah kerabatnya datang ke rumahnya untuk menanyakan secara langsung. Di mana para korban yang datang itu menyampaikan jumlah dana yang ditransfer ke rekening. Namun nomor rekening yang digunakan oleh pelaku ini, diberi nama berbeda-beda dan bukan atas nama pribadinya.
“Saya kaget, dong datang sampaikan kalau mereka ada transfer uang, saya tidak tahu, ada bukti di situ. Nama rekening juga bukan atas nama saya dan itu beda-beda,” jelasnya.
Dia juga menduga, oknum pelaku ini lebih dari satu, karena ada juga akun atas nama Wakil Gubernur Papua, Klemen Tinal lengkap dengan fotonya, bahkan sering inbox dengan beberapa permintaan, namun bukan mengenai uang.
‘’Tapi saya tidak respon, karena saya tahu, saya dan beliau tidak begitu dekat. Masa beliau masuk sampai ke urusan kecil seperti itu,”ujarnya.
Sehubungan dengan itu, dia meminta kepada masyarakat di Kabupaten Jayapura supaya tidak mudah percaya dengan permintaan atau upaya pemerasan yang mengatasnamakan dirinya atau keluarganya.
“Karena saya tidak pernah lakukan itu, saya minta supaya tidak mentransfer uang seperti yang sudah dilakukan oleh beberapa orang itu,”ujarnya.(roy/tho)
Belakangan ini, publik dihadapkan pada sejumlah pertandingan yang memicu tanda tanya, termasuk laga antara Persiba…
ewan Perwakilan Rakyat (DPR) Kota Jayapura, menyatakan keprihatinan mendalam atas kondisi yang terjadi di sejumlah…
Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Benjamin Paulus Octavianus, menegaskan Papua masih menghadapi beban penyakit menular…
Pemerintah Kota Jayapura menegaskan komitmennya dalam memastikan penyaluran Bantuan Pangan Nasional berjalan tepat sasaran dan…
Bupati Jayapura, Yunus Wonda, meminta masyarakat pemilik hak ulayat tidak lagi melakukan aksi pemalangan, terutama…
"Kemarin itu saat pertemuan memang dirasa ada ketidakadilan sebab kita mendapatkan kuota fiskal untuk otsus…