Categories: SENTANI

Nama Waket II DPRD Dicatut Akun Bodong

Korban Ditipu Belasan Juta Rupiah*

SENTANI-Nama Wakil Ketua (Waket)  II DPRD  Jayapura, Patrinus Nelson Sorontou  dicatut oleh akun bodong yang mengatasnamakan dirinya untuk meminta uang atau peemerasan kepada sejumlah orang di Kabupaten Jayapura. 

“Menurut informasi dari korban sudah satu bulan belakangan ini,” kata Nelson Sorontou kepada wartawan di Pos 7 Sentani, Rabu (19/5), kemarin. 

Dalam melancarkan aksinya itu, pelaku menggunakan aplikasi Facebook (FB)  dengan diberi namanya Patrinus Nelson Sorontou. Selanjutnya, dari keterangan beberapa korban itu, akun tersebut  meminta uang kepada sejumlah orang, termasuk pejabat dan pengusaha. Di mana permintaan uang tersebut untuk membiayai kegiatan Patrinus Nelson Sorontou maju calon Bupati Jayapura. Sejumlah korbanpun masuk perangkap, dengan mentransferkan dana dengan  nominal yang bervariasi. Jika dijumlahkan dari beberapa korban itu, nilainya bisa mencapai belasan juta rupiah.

“Ada yang Rp 500 ribu, Rp 3 juta, Rp 5 juta bahkan ada  yang mengirim Rp 10 juta,” katanya lagi. 

Politisi PDIP itu baru mengatahui namanya dicatut setelah sejumlah kerabatnya datang ke rumahnya untuk menanyakan secara langsung. Di mana para korban yang datang itu menyampaikan jumlah dana yang ditransfer ke rekening. Namun nomor rekening yang digunakan oleh pelaku ini, diberi nama berbeda-beda dan bukan atas nama pribadinya. 

“Saya kaget, dong datang sampaikan kalau mereka ada transfer uang, saya tidak tahu, ada bukti di situ. Nama rekening juga bukan atas nama saya dan itu beda-beda,” jelasnya. 

Dia juga menduga, oknum pelaku ini lebih dari satu, karena ada juga akun atas nama Wakil Gubernur Papua, Klemen Tinal lengkap dengan fotonya, bahkan sering inbox dengan beberapa permintaan, namun bukan mengenai uang.
‘’Tapi saya tidak respon, karena saya tahu, saya dan beliau tidak begitu dekat. Masa beliau masuk sampai ke urusan kecil seperti itu,”ujarnya. 

Sehubungan dengan itu, dia meminta kepada masyarakat di Kabupaten Jayapura supaya tidak mudah percaya dengan permintaan atau upaya pemerasan yang mengatasnamakan dirinya atau keluarganya.

“Karena saya tidak pernah  lakukan itu, saya minta supaya tidak mentransfer uang seperti yang sudah dilakukan oleh beberapa orang itu,”ujarnya.(roy/tho)

newsportal

Recent Posts

KONI Bukan Tempat Mencari Keuntungan

Menurutnya, pengurus yang bergabung dalam organisasi olahraga harus memiliki tujuan yang sama, yakni membangun prestasi…

2 hours ago

Terima Pesanan dari 24 Negara, Omset Hampir Rp 1 Miliar/Bulan

Siapa sangka, berawal dari modal nekat pasca-menganggur, produk hiasan dinding dan kaligrafi estetik buatannya kini…

4 hours ago

Ny. Elisabet Flassy Wandik Terima Penghargaan Nasional

Prestasi ini bukan sekadar kemenangan pribadi, melainkan simbol keberhasilan masyarakat Tolikara dalam membangun masa depan…

6 hours ago

Diduga Salah Tangkap, Ketua Partai Babak Belur Dianiaya Oknum Polisi

Usman mengaku rumahnya digeledah selama kurang lebih 30 menit. Dalam proses tersebut, ia mengklaim mendapat…

7 hours ago

Menko Zulhas: Program MBG Boros Anggaran Rp 1 Triliun per Bulan

Zulhas menghitung bahwa jika penyelewengan ini terus berlanjut selama satu tahun, kerugian negara dapat mencapai…

8 hours ago

Sekolah Yayasan Buka Lebih Awal, SPMB Diharap Transparan dan Objektif

Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 7 Jayapura merupakan salah satu sekolah yang menyatakan kesiapannya untuk…

12 hours ago