Categories: SENTANI

Penyerapan Anggaran di DPMK Belum Capai Target

SENTANI-Realisasi penyerapan anggaran pada Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung (DPMK) Kabupaten Jayapura hingga memasuki akhir Desember, belum mencapai target akibat belum lengkapnya laporan pertanggungjawaban (LPJ) penggunaan Alokasi Dana Desa (ADD) maupun Alokasi Dana Kampung (ADK) oleh para kepala kampung.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung (DPMK) Kabupaten Jayapura, Elisa Yarusabra ketika ditemui wartawan di ruang kerja, kemarin, menyebutkan, penyerapan anggaran masih terus diupayakan agar bisa tuntas dalam beberapa hari ini, mengingat saat ini sudah Desember dan sudah mendekati masa cuti atau libur bersama .
“Ya penyerapan anggaran kampung ini pasti tuntaskan dalam waktu dekat ini. Baik itu, penyerapan anggaran maupun penyaluran dana kampung. Jadi, saya sudah memperingatkan semua kampung, sebelum 15 Desember semua kampung sudah melakukan LPJ. Nah, hari ini sudah ramai-ramai semuanya pada penyelesaian penatausahaan keuangan maupun laporan,”ujarnya.
“Kita mempercepat penyerapan ADD dan ADK, termasuk pengirimannya. Keterlambatan terjadi karena beberapa faktor atau aspek, ada pergantian aparat kampung, dan lain-lain. Inilah yang membuat sedikit lambat. Mudah-mudahan satu minggu sudah selesai,” tambahnya.
Selain itu, salah satu faktor terlambatnya penyerapan anggaran dana kampung, karena adanya sistem pelaporan yang harus dilakukan secara online dan terintegrasi dalam satu sistem aplikasi. Termasuk transparansi penggunaan dana kampung yang harus dibuat dalam bentuk baliho, sebagai salah satu syarat penyediaan dana ADK ke kampung-kampung.
“Kami lambat karena sedang menata kampung untuk administrasi yang benar. Janganlah seperti kabupaten lain. Mereka cukup manual aja, seperti laporan keuangannya manual, APBKamnya juga manual dan laporan lain manual,” jelasnya.
Lebih lanjut Elisa menyatakan, jikapun Kabupaten Jayapura mengalami keterlambatan dalam penyerapan anggaran kampung, namun dirinya yakin sistem pelaporan dana kampung di Kabupaten Jayapura, secara kualitas pelaporan lebih baik dari kabupaten lain. Karena sudah menggunakan aplikasi dan terintegrasi dalam sistem. (roy/tho)

newsportal

Recent Posts

Temuan Pemborosan Anggaran Jadi Perhatian DPRP di APBD Perubahan

   Ketua DPR Papua, Denny Henrry Bonai, mengatakan pembahasan tindak lanjut akan dilakukan oleh masing-masing…

14 hours ago

DPR Kota Jayapura Tetapkan 12 Raperda Dibahas Tahun Ini

  Regulasi ini mencakup empat (4) Raperda kategori APBD dan Delapan (8) Raperda Non-APBD guna…

15 hours ago

Mantan Bendahara Bunda PAUD Papsel Divonis 4 Tahun Penjara

Putusan Majelis Hakim Tipikor Jayapura tersebut  lebih rendah dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum sebelumnya yang…

16 hours ago

Pergaulan Bebas dan Faktor Ekonomi Jadi Penyebab 1000 Lebih Anak Berhenti Sekolah

  Sejumlah mama Papua datang dari berbagai Distrik di Kota Jayapura mengenakan sandal jepit, menggandeng…

17 hours ago

Stok Obat Menipis, Pelayanan Puskesmas Mopah Baru Terancam Terganggu

Kepala Puskesmas (Kapus) Mopah Baru Severina SH. Wiratwanti menyampaikan, stok obat, terutama jenis obat yang…

18 hours ago

Kemarau Panjang di Papua Pegunungan, Sejumlah Sumur Bor Milik Warga Mulai Mengering

Forecaster BMKG Wamena Ahmad Armanda menyatakan musim kemarau di wilayah Papua Pegunungan ini dimulai dari…

19 hours ago