

Suasana Otoritas Bandar Udara (OBU) Wilayah IX dan X menggelar Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) Tahun 2025 di Hotel Horison Sentani, Senin (17/11). (foto:Yohana/Cepos)
SENTANI – Jelang musim peak seasion pemerintah mengeluarkan kebijakan untuk mempermudah masyarakat dalam perjalanan, dimana pemerintah bakal memberikan stimulus berupa diskon harga tiket.
Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Lukman F. Laisa mengatakan kebijakan harga tiket pesawat menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru).
“Kami berharap stimulus ini dapat dirasakan langsung oleh masyarakat di Papua. Saya pernah bertugas di Papua dan tahu persis mahalnya harga tiket,” jelasnya di sela-sela Rakorwil Otoritas Bandar Udara (OBU) Wilayah IX dan X di Hotel Horison Sentani, Senin (17/11).
Tentang Rakorwil Otoritas Bandar Udara (OBU) Wilayah IX dan X Lukman mengatakan kegiatan tersebut digelar untuk memperkuat pengawasan, pengendalian, serta pengembangan seluruh bandara di wilayah Papua.
Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Lukman F. Laisa, dalam sambutannya menegaskan bahwa rakor tersebut menjadi instrumen penting dalam memastikan keselamatan, keamanan, serta peningkatan kualitas pelayanan penerbangan di Tanah Papua.
“Kegiatan ini penting dalam melakukan pengawasan terkait airport yang ada di Papua, Papua Tengah, Papua Pegunungan, Papua Selatan, Papua Barat, dan Papua Barat Daya,” ujarnya, Senin (17/11).
Page: 1 2
Belakangan ini, publik dihadapkan pada sejumlah pertandingan yang memicu tanda tanya, termasuk laga antara Persiba…
ewan Perwakilan Rakyat (DPR) Kota Jayapura, menyatakan keprihatinan mendalam atas kondisi yang terjadi di sejumlah…
Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Benjamin Paulus Octavianus, menegaskan Papua masih menghadapi beban penyakit menular…
Pemerintah Kota Jayapura menegaskan komitmennya dalam memastikan penyaluran Bantuan Pangan Nasional berjalan tepat sasaran dan…
Bupati Jayapura, Yunus Wonda, meminta masyarakat pemilik hak ulayat tidak lagi melakukan aksi pemalangan, terutama…
"Kemarin itu saat pertemuan memang dirasa ada ketidakadilan sebab kita mendapatkan kuota fiskal untuk otsus…