

Elisa Yarusabra (FOTO:Priyadi/Cepos)
SENTANI– Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) Kabupaten Jayapura, Elisa Yarusabra mengungkapkan, Pagu Alokasi Dana Kampung (ADK) Tahun Anggaran 2023 yang bersumber dari Dana APBD Pemkab Jayapura yang disalurkan untuk 139 kampung sebesar Rp 70.893.554.900.
Sedangkan untuk tahap I TA 2023 penyalurannya sudah sekitar Rp 35 miliar dan sisanya akan disalurkan pada tahap berikutnya.
“ADK sendiri dananya digunakan untuk pembiayaan Siltap (penghasilan aparatur kampung), termasuk pembayaran operasional kampung, program kampung termasuk bidang pembangunan, bidang ekonomi, pembiayaan kelembagaan kemasyarakatan, termasuk juga untuk penanganan stunting,”ungkapnya kepada wartawan Cenderawasih Pos di Sentani, Senin (18/9) kemarin.
Elisa menjelaskan, di kampung ada sumber Dana Kampung dan Alokasi Dana Kampung, jadi aparat kampung harus bisa membedakan peruntukannya masing- masing karena jika dana kampung pertangungjawabannya memang sangat ketat karena langsung ke pemerintah pusat yang memberikan dana tersebut.
Sedangkan, Alokasi Dana Desa (ADD) (kampung) merupakan kewajiban Pemerintah Kabupaten/Kota untuk mengalokasikan ke dalam APBD melalui dana perimbangan setelah dikurangi Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk kemudian disalurkan ke Rekening Kas Desa (RKD).(dil/ary)
Balai Besar Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan (BBKHIT) Papua memberikan perhatian serius terhadap isu masuknya…
Akademi Teknologi Laboratorium Medik Papua menyoroti tingginya ancaman tiga penyakit berbahaya di Papua, yakni malaria,…
Kapolres Jayawijaya AKBP Anak Agung Made Satriya Bimantara, S.IK saat memimpin pendataan kerugian material…
Selain menetapkan tersangka, aparat kepolisian juga masih merangkum sejumlah laporan polisi yang masuk pasca insiden…
Peristiwa ini langsung memicu sorotan tajam lantaran terjadi di lingkungan tempat ibadah, sebuah ruang aman…
Bupati Intan Jaya, Aner Maisini, menegaskan gereja dan masyarakat sipil tidak boleh menjadi sasaran dalam…