Categories: SENTANI

Sekolah Dipalang, Pemilik Hak Ulayat Tidak Korbankan Dunia Pendidikan

SENTANI – Terkait dengan masih adanya sekolah di Kabupaten Jayapura yang dipalang, seperti SD Dunlop, serta para siswa yang belum dapat pendidikan dengan baik.

Asisten I Bidang Pemerintah Sekretariat Daerah Kabupaten Jayapura, Elvina Situmorang menjelaskan, pihaknya sangat prihatin kondisi-kondisi serupa, bukan saja merugikan nasib anak-anak untuk menempuh pendidikan, tetapi juga membatasi kreativitas dan inovasi para siswa.

“Kami harapkan adanya tindakan proaktif dari Dinas Pendidikan,  untuk  melakukan komunikasi antara pemilik hakulayat, agar ada timbul kesepakatan yang mana, proses pasti akan terus berjalan, ada yang melalui pengadilan atau sebagainya, tetapi jangan mengorbankan anak-anak untuk mendapat pendidikan, ” katanya kepada Cenderawasih Pos, Senin (17/2) kemarin.

  Lanjutnya, yang menjadi permasalahan utama adalah masih ada pemalangan fasilitas umum, merugikan masa depan generasi emas di Kabupaten Jayapura.

“Kami berharap sejai, dengan kerendahan hati memohon agar fasilitas umum yang berkaitan dengan pendidikan, apalagi untuk meningkatkan  sumber daya manusia di Kabupaten Jayapura diharapkan untuk dapat diberikan kemudahan, ” jelasnya.

Lanjutnya, pihak-pihak terkait dapat memberikan kesempatan bagi masa depan Kabupaten Jayapura, dapat belajar dengan baik.

“Mengenai proses, akan tetap diproses tidak mungkin tidak, tentunya ada tahapan-tahapan yang harus dilakukan,  ini yang harusnya kita cermati dan kita hormati bersama sehingga proses belajar di sekolah tidak terhalang, ” pungkasnya. (ana)

Juna Cepos

Recent Posts

Penyelundupan Vanili dan Pakaian Bekas Senilai Rp1,5 Miliar Digagalkan

"Dari hasil pemeriksaan, petugas menemukan vanili kualitas super asal PNG sebanyak tujuh koli dengan total…

40 minutes ago

Rumah Tenaga Medis hingga Jalan Jadi Aspirasi Warga Mamberamo Raya

Kepala Kampung Warembori, Steven Samber, meminta Pemerintah Provinsi Papua melanjutkan pembangunan Koperasi Nelayan Merah Putih…

2 hours ago

Komnas HAM: Itu Kejahatan Serius!

Kepala Komnas HAM Papua, Frits Ramandey menilai peristiwa tersebut sebagai dugaan pelanggaran hak asasi manusia…

3 hours ago

Korban Hanyut Kali Uwe Capai 23 Orang yang Ditemukan

Upaya pencarian terhadap korban yang hanyut di Kali Uwe beberapa waktu lalu belum usai. Di…

4 hours ago

Utamakan Kelompok Rentan, Berikan Trauma Healing Bagi Anak-anak

Menyikapi krisis kemanusiaan ini, Kepolisian Resor (Polres) Jayawijaya bergerak cepat mengambil peran ganda tidak hanya…

5 hours ago

Didemo Ratusan Jemaat, Pembangunan Dermaga Satrol Dihentikan

Komandan Kodaeral X Jayapura, Mayjen TNI (Mar) Sugianto, secara tegas menyatakan penghentian rencana pembangunan Dermaga…

6 hours ago