Categories: SENTANI

Cemburu, Seorang Pria Aniaya Pacar Pakai Kapak

Anggota Polsek Nimboran saat membekuk pelaku penganiayaan berinisial MG di Kampung Gemebs, Distrik Nimboran, Kabupaten Jayapura, Selasa (16/7).( FOTO : Humas Polres Jayapura For Cepos)

SENTANI-Diduga cemburu, seorang pria berinisial MG (36) nekat menganiaya Selfia Flora (47) yang merupakan pacarnya menggunakan kapak di Kampung Bemebs, Distrik Nimboran, Kabupaten Jayapura, Selasa (16/7) kemarin.

“Kasus ini terjadi karena pelaku merasa cemburu terhadap korban lantaran media sosial (Medsos) facebook. Pelaku dan korban selama ini sudah tinggal bersama,”ungkap Kapolres Jayapura, AKBP Victor Dean Mackbon, melalui Kapolsek Nimboran, Ipda Mathius Agian, saat dikonfirmasi melalui telepon selulernya, Rabu (17/7).

Mathius menjelaskan, kasus penganiayaan ini terjadi sejak Minggu (14/7) lalu, di mana pelaku memukul korban dengan menggunakan gagang kapak yang terbuat dari kayu. Selanjutnya pelaku kembali menganiaya korban Selasa (16/7) dengan cara menyiram korban menggunakan air hangat saat korban sedang tertidur.

“Pelaku kemudian mengajak korban ke kebun dan kembali menganiaya korban menggunakan kayu dan menutup korban dengan danu sagu dan meninggalkan korban,” jelsanya.

Mathius menyatakan, korban baru ditemukan pada saat saksi mendengar ada panggilan dari korban yang memanggil nama anaknya. Kemudian saksi bersama masyarakat naik ke kebun dan bertemu dengan pelaku, tapi pelaku tak menghiraukan, sehingga saksi bersama masyarakat langsung menolong korban ke Puskesmas Nimboran untuk mendapatkan perawatan.

“Setelah mendapatkan laporan dari masyarakat, kami langsung mencari pelaku dan berhasil menangkap pelaku yang sedang berada di sungai Sprom Kampung Gemebs,” ujarnya.

Saat ini, pelaku sudah diamankan di Mapolsek Nimboran untuk dilakukan proses hukum selanjutnya, guna mempertanggung jawabkan perbuatan yang dilakukan pelaku terhadap korban.

“Pelaku sudah kami amankan di Mapolsek Nimboran, sedangkan korban sudah kami rujuk untuk mendapatkan perawatan dari tim medis di RSUD Yowari,”pungkasnya. (bet/tho)

newsportal

Recent Posts

Gereja Membela Harkat dan Martabat Manusia, Jangan Dinilai Gerakan Politik Praktis

   Mofu mengungkapkan bahwa HONAI dibentuk sebagai ruang bersama untuk menjawab berbagai persoalan kemanusiaan, terutama…

11 hours ago

Dorong Penyelesaian Hukum, Jangan Biarkan Pemalangan Jadi Kebiasaan

   Menurutnya, setiap penggunaan tanah masyarakat adat untuk kepentingan umum seharusnya telah melalui proses yang…

19 hours ago

Polisi Ungkap Hasil Labfor Pecahan Botol di Komnas HAM

   Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Papua, Kombes Pol Parasian H. Gultom, mengungkapkan bahwa…

20 hours ago

Siapkan Konsolidasi Besar Masyarakat Adat Tabi-Mamta

  Pertemuan yang dikemas dalam bentuk sidang pleno ini menjadi momentum penting untuk merumuskan agenda…

22 hours ago

Amankan Kendaraan Dinas, Pemprov Papua Libatkan Jaksa dan BPK

  Penjabat Sekretaris Daerah Papua Christian Sohilait, mengatakan penertiban kendaraan dinas dilakukan karena masih terdapat…

23 hours ago

Masa Tanggap Darurat Diperpanjang 7 Hari

   Rustan meminta seluruh warga terdampak, khususnya para pengungsi, untuk tetap bersabar sembari pemerintah mematangkan…

24 hours ago