

JAYAPURA – Dansatgas Pamtas Yonif PR 328/DGH Mayor Inf Erwin Iswari, S.Sos., M.Tr (Han) mengatakan Personel Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) Yonif PR 328/DGH kembali menerima senjata api rakitan dan munisi dari NW (48) Warga Arso II usai pihaknya melakukan berbagai pendekatan.
“Melalui metode pendekatan secara humanis kepada lapisan masyarakat, Satgas 328/DGH berhasil merangkul NW (48) Warga Arso II untuk menyerahkan sebuah senjata api rakitan dan amunisi secara sukarela di Pos Komando Utama (Kout) Km 31 Skow pada Selasa (16/7) Malam,”Ungkapnya pada Kamis (17/7)
Dimana penyerahan senjata secara sukarela diterima oleh Wadan Satgas, Kapten Inf. Masrul. Senjata api rakitan tersebut berjenis Mouser dengan nomor senjata 2737 beserta 1 buah magazen dan 9 butir munisi terdiri dari 3 butir munisi tajam kaliber 5.56 mm, 5 butir amunisi karet kaliber 5.56 mm dan amunisi hampa kaliber 5.56 mm.
“Penyerahan secara sukarela terjadi karena Pos Kout Km 31 beberapa saat lalu melaksanakan anjangsana ke rumah NW, selama melaksanakan anjangsana Satgas membantu NW memperbaiki kandang ayam miliknya yang merupakan satu-satunya sumber kehidupan NW serta melaksanakan pengobatan kepada keluarga NW,” jelasnya.
Dimana menurut pengakuan NW saat penyerahan senjata dirinya merasa sangat terbantu dengan kehadiran Satgas karena telah banyak membantu keluarganya.
“Selain itu juga NW mendapatkan pencerahan dari Satgas tentang larangan dan hukuman bagi warga yang memiliki dan menyimpan senjata api secara illegal,” bebernya.
Untuk itu pihaknya meminta kepda masyarakat yang masih memiliki senjata api untuk dapat mengembalikan kepada pihak yang berwenang.(kim/gin).
Ia menargetkan seluruh kegiatan dan program dapat terealisasi hampir seluruhnya sebelum memasuki akhir tahun. Bahkan,…
Timnas Brasil akan menghadapi Timnas Maroko pada laga perdana Grup C Piala Dunia 2026 di…
Delapan orang yang disebut sebagai anggota Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) Kodap…
Selain itu, juga disepakati hasil sosialisasi ini akan ditindaklanjuti dalam penantanganan nota kesepahaman antara masyarakat…
Publik juga khawatir dari kenaikan ini justru ada upaya mencari keuntungan sepihak termasuk menerapkan cara-cara…
Pengelola APMS Lasminingsih dan Anwarudin Wamena, Suyono mengaku sebenarnya kalau dikatakan pembiaran itu tidak, sebab…