“Pilih pemimpin yang berpengalaman dan teruji. Saya ini tetap seorang pelayan, bahkan selama 15 tahun saya tetap menjadi Penatua di Gereja, melayani jemaat, membawa kolekte, membantu pendeta. Jadi Gubernur pun saya akan tetap melayani,” ungkapnya.
BTM juga menyampaikan sejumlah program prioritasnya jika terpilih nanti, di antaranya peningkatan pelayanan kesehatan melalui rumah sakit dan puskesmas, penurunan angka stunting dengan gerakan makan ikan, serta pengembangan potensi wisata di wilayah pesisir seperti Amai, Harlem, Sarebo, dan Kitikipa.
Sementara itu, Calon Wakil Gubernur Constant Karma menegaskan pentingnya melanjutkan semangat Otonomi Khusus (Otsus) Papua sebagai jalan bagi anak-anak asli Papua untuk memimpin daerahnya sendiri. “Dulu saya menjadi Wakil Gubernur saat lahirnya Papua Barat, Keerom, Supiori, Mamberamo Raya. Kini, saatnya kita lanjutkan estafet kepemimpinan ini untuk masa depan anak cucu kita,” ujarnya (rel)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru, dalam pertemuan bersama warga (ruang pablik) menjelaskan bahwa pembayaran…
Karena itu, mereka memutuskan untuk membuat hutan sendiri. Tahun 2000 menjadi titik awal perjalanan. Bermodalkan…
Bagaimana tidak, dalam keadaan mabuk ia menggunakan pisau berupaya menikam seorang pemuda berinisial DP yang…
Kepala Kanwil Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Papua, Izharul mengatakan, lonjakan penerimaan tersebut terutama ditopang oleh…
Mereka menuntut agar tahanan dari kelompok Dang yang sebelumnya ditangkap oleh aparat keamanan segera dibebaskan…
Menurutnya, posisi strategis Papua yang kaya akan keindahan alam, budaya, dan destinasi wisata kelas dunia…