“Pilih pemimpin yang berpengalaman dan teruji. Saya ini tetap seorang pelayan, bahkan selama 15 tahun saya tetap menjadi Penatua di Gereja, melayani jemaat, membawa kolekte, membantu pendeta. Jadi Gubernur pun saya akan tetap melayani,” ungkapnya.
BTM juga menyampaikan sejumlah program prioritasnya jika terpilih nanti, di antaranya peningkatan pelayanan kesehatan melalui rumah sakit dan puskesmas, penurunan angka stunting dengan gerakan makan ikan, serta pengembangan potensi wisata di wilayah pesisir seperti Amai, Harlem, Sarebo, dan Kitikipa.
Sementara itu, Calon Wakil Gubernur Constant Karma menegaskan pentingnya melanjutkan semangat Otonomi Khusus (Otsus) Papua sebagai jalan bagi anak-anak asli Papua untuk memimpin daerahnya sendiri. “Dulu saya menjadi Wakil Gubernur saat lahirnya Papua Barat, Keerom, Supiori, Mamberamo Raya. Kini, saatnya kita lanjutkan estafet kepemimpinan ini untuk masa depan anak cucu kita,” ujarnya (rel)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
“Untuk awal 2026, kami Bea Cukai Jayapura telah melaksanakan tiga kali tindakan dengan hasil temuan…
Erianto berhasil menyabet gelar juara melalui karya berjudul “Berburu Cuan Lewat Kopi Listrik”. Liputan ini…
"Jadi, dari FMIPA berdiri (26 Febuari 1998) sampai sekarang (2026) kami sudah punya enam guru…
Mencermati dinamika penolakan terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sejumlah wilayah Indonesia, termasuk di…
Dikatakan sejak 2025 Uncen telah menerapkan empat periodisasi wisuda dalam setahun sebagai bagian dari reformasi…
Di tengah deretan tamu yang menanti, Muhajir menyambut dengan senyum ringan. Suaranya lembut, namun tegas.…