

Sejumlah anggota Polres Jayapura saat memperlihatkan pelaku kepemilikan ganja seberat 15 gram di wilayah Pos 7 Sentani Kabupaten Jayapura, Kamis (17/3) kemarin. (FOTO: Robert Mboik Cepos)
SENTANI – Patroli rutin dilaksanakan Satuan Samapta Polres Jayapura dan berhasil mengamankan pelaku pengedar Narkotika jenis ganja kering siap edar di Wilayah Pos 7 Sentani, Kabupaten Jayapura, Kamis (17/3) pagi.
Kapolres Jayapura AKBP Fredrickus Maclarimbien mengatakan, dari penangkapan Itu polisi berhasil mengidentifikasi pelaku kepemilikan ganja yang diketahui berinisial RP (22).
“Pelaku RP (22) akhirnya digelandang ke Mapolres Jayapura oleh Tim Patroli Dalmas dan Elang Satuan Samapta Polres Jayapura, setelah terbukti memiliki 15 bungkus plastik ukuran kecil Narkotika jenis ganja kering siap edar, ” katanya.
Berdasarkan kronologi dari penangkapan terhadap pelaku kepemilikan ganja seberat 15 gram itu, awalnya sejumlah anggota polisi Samapta Polres Jayapura melaksanakan patroli rutin tepatnya di seputaran Pos 7 Sentani.
Tim mencurigai gerak gerik warga yang sedang duduk di samping penjual pinang. Saat tim melakukan pemeriksaan, warga tersebut melarikan diri sehingga tim melakukan pengejaran dan berhasil mengamankan pelaku.
Penggeledahan kemudian dilakukan pada Noken yang dibuang oleh masyarakat tersebut, sehingga tim menemukan 15 paket ganja dibungkus plastik kecil yang berada dalam Noken. Pelaku telah diserahkan ke Satuan Reserse Narkoba untuk pengembangan lebih lanjut.
“Dari pengakuannya, ganja – ganja tersebut akan dijual pelaku senilai Rp. 50.000 (lima puluh ribu rupiah) per bungkus. Saat ini pelaku telah kami serahkan ke Satuan Reserse Narkoba untuk pemeriksaan atau pengembangan penyelidikan lebih lanjut,”pungkasnya.(roy/ary).
Aktivitas kantor di Sekretariat DPR Papua, Jumat (25/9) mendadak tegang. Ini lantaran sejumlah penyidik kejaksaan…
Kedatangan para tokoh adat dipimpin Ketua Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Waropen di Tanah Tabi, Karlos…
Alih-alih masuk ke blok hunian utama, tim Ombudsman justru menemukan deretan bangunan yang menarik perhatian.…
Presiden Prabowo Subianto memutuskan membentuk Badan Pengelola Gambut dan Mangrove Nasional (BPGMN) untuk memperkuat pencegahan…
Juru Bicara BGN Tysa Novenny mengatakan keterlibatan sekolah menjadi bagian penting dalam membangun sistem pengawasan…
Banyak sekali kebun yang dibuat oleh warga. Lokasi yang harusnya ditumbuhi pepohonan besar tiba-tiba berubah…