

Yusuf Yambe Yandi (fto:Yohana/Cepos)
SENTANI – Pemerintah Kabupaten Jayapura mencatat realisasi penyerapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2025 sebesar Rp 1,4 triliun telah mencapai 78 persen.
Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah Kabupaten Jayapura, Yusuf Yambe Yabdi, mengatakan bahwa capaian tersebut menunjukkan kinerja yang cukup baik dari seluruh organisasi perangkat daerah (OPD).
Menurutnya, dinas dengan penyerapan tercepat umumnya adalah dinas yang mengelola anggaran paling sedikit.
“Dinas yang paling sedikit menerima anggaran APBD biasanya paling cepat penyerapannya dan pelaporannya. Salah satunya Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, yang kini hampir mencapai seratus persen,” ujarnya kepada wartawan, Rabu (15/10).
Yusuf menambahkan, beberapa dinas besar seperti Dinas Kesehatan dan Dinas Pendidikan masih berada di bawah target penyerapan. “Kami harapkan masing-masing dinas bisa mengejar target sesuai program yang telah disusun,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Jayapura, Ruddy Bukanaung, sebelumnya juga menyampaikan harapan agar hingga akhir Oktober 2025 penyerapan APBD bisa menembus angka 80 persen.
“Kami telah menerima laporan bahwa penyerapan anggaran sudah mencapai sekitar 70 persen. Diharapkan menjelang akhir Oktober bisa mencapai 80 persen agar di akhir tahun nanti tidak ada kendala, dan penyerapan bisa tembus hingga 100 persen,” pungkasnya. (ana/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jayapura, dr. Anton Mote, mengatakan Dinas Kesehatan Kabupaten Jayapura terus memperkuat…
Banyak anak muda akhirnya hanya membawa map lamaran dari satu kantor ke kantor lain tanpa…
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Kawasan Bandara Sentani IPTU Wajedi, didampingi Kanit Binmas AIPTU…
Pemerintah Kota Jayapura melalui Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) menggelar tatap muka bersama para wajib pajak…
Setelah melewati satu musim penuh kompetisi, Arthur akhirnya merasakan langsung bagaimana atmosfer sepak bola di…
Kepala Komnas HAM Papua, Frits Ramandey menilai peristiwa tersebut sebagai dugaan pelanggaran hak asasi manusia…