Categories: SENTANI

Bupati Jayapura Janji Bantu Rehabilitasi SD YPK Kensio

SENTANI – Bupati Jayapura, Yunus Wonda, bersama Ketua TP-PKK Ny. Sartika S. Wonda kembali mengunjungi Kampung Kensio, Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura, Rabu (15/4) pagi, guna meninjau kondisi SD YPK Negeri Inpres Kensio.

Dalam kunjungan tersebut, Bupati Jayapura menyerahkan bantuan berupa semen, balok, paku, sapu, tempat sampah, kabel, serta berbagai kebutuhan lainnya untuk mendukung rehabilitasi dan pembangunan sekolah yang mengalami kerusakan.

Bupati Jayapura Yunus Winda mengatakan, bantuan ini merupakan tindak lanjut dari kunjungan sebelumnya, saat pihaknya menyalurkan bantuan sembako kepada warga terdampak luapan air Danau Sentani.

Bupati Jayapura, Yunus Wonda, bersama Ketua TP-PKK Kabupaten Jayapura Ny. Sartika S. Wonda foto berasma dengan anak-anak SD YPK Kensio. (Kominfo for Cepos)

Pada kunjungan itu, Bupati melihat langsung kondisi sekolah yang tengah diperbaiki secara swadaya oleh kepala sekolah bersama para guru dan pemuda kampung, tanpa bantuan dari pemerintah.

“Saya berjanji akan kembali dengan membawa bantuan, yang kemudian direalisasikan pada kunjungan hari ini,” jelasnya dalam rilis, Rabu (15/4).

Selain meninjau sekolah, Bupati bersama rombongan juga melihat beberapa fasilitas lainnya di Kampung Kensio, seperti rumah baca, kantor kampung yang belum dibangun selama kurang lebih empat tahun, serta Gereja GKI Kensio.

Lanjutnya, kunjungannya merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam mendukung pendidikan, khususnya di wilayah terdampak bencana.

“Saat kunjungan sebelumnya, saya sudah melihat langsung semangat kepala sekolah, guru, dan pemuda kampung yang secara swadaya memperbaiki sekolah demi menghadapi proses akreditasi yang dijadwalkan dalam waktu dekat,” terangnya.

“Atas dasar itu, kami langsung bergerak untuk memenuhi kebutuhan yang diperlukan sekolah. Hari ini kami pastikan seluruh bahan sudah sampai dan proses pekerjaan sudah mulai dilakukan oleh pemuda kampung,” ujarnya.

Bupati juga berharap proses rehabilitasi sekolah dapat segera diselesaikan dalam waktu satu hingga dua hari ke depan, mengingat kebutuhan mendesak untuk menunjang proses akreditasi.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Tak Ada Budidaya, Populasi Udang Selingkuh Semakin Berkurang

Udang Selingkuh Wamena adalah lobster air tawar endemis Papua yang secara ilmiah termasuk dalam Cherax…

10 hours ago

Banyak Masyarakat NTT Berkontribusi di Papua Selatan

Dialog tersebut mengusung tema "Generasi Muda, Identitas, dan Realitas Sosial. Wagub Paskalis mengemukakan banyak masyarakat…

11 hours ago

Medical Klinik Pertama Milik OAP Kini Hadir di Merauke

Medical Klinik pertama milik orang asli Papua kini hadir di Merauke seiring dengan peresmian dan…

12 hours ago

Sempat Ditungggu Habiskan Makan, Satu Anggota KKB Intan Jaya Dibekuk

Personel Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 menangkap seorang pemuda berinisial EK (18) di Kampung Bilogai,…

13 hours ago

Perkembangan Teknologi dan Sistem Transportasi Tak Bisa Dibendung

Ramainya perbincangan warganet di media sosial terkait rencana kehadiran Bajaj di Papua mendapat tanggapan dari…

14 hours ago

DPRP Papeg Minta Maaf Tidak Turun Langsung Ke Masyarakat Dalam Situasi Konflik

Dewan Perwakilan Rakyat Provinsi (DPRP) Papua Pegunungan meminta maaf kepada keluarga korban dan korban terdampak…

15 hours ago