

Kondisi ruko yang terbakar di sekitar kawasan Pasar Pharaa Sentani. (FOTO:Robert Mboik Cepos
SENTANI- Polres Jayapura, sedang melakukan penyelidikan terkait peristiwa kebakaran yang menghanguskan ratusan kios di Pasar Pharaa atau Pasar Baru Sentani, Jumat (6/1) lalu.
Kapolres Jayapura, AKBP Fredrickus Maclarimboen mengatakan, saat ini pihaknya sedang melakukan penyelidikan dan telah memeriksa sekitar 13 saksi . Di samping itu pihaknya juga masih menunggu hasil uji laboratorium forensik terkait pengambilan sampel abu di sekitar lokasi kejadian.
“Kita sudah periksa kurang lebih 13 saksi terkait kebakaran Pasar Pharaa. Kita lagi menunggu hasil laboratorium forensik uji abu yang sudah dilakukan,”kata AKBP Fredrickus Macklarimboen, Sabtu (14/1).
Lanjut dia, pemeriksaan dan pengembangan terhadap kasus ini masih akan dilakukan bilamana ada temuan fakta lain, terkait dengan peristiwa kebakaran tersebut.
Mengenai klaim dari pihak KKB yang menyebutkan terbakarnya pasar itu karena dibakar oleh KKB. Menurutnya, siapa saja bisa mengklaim hal itu tetapi harus ada data. Karena harus ada pembuktian dari setiap pernyataan yang disampaikan.
“Itu perlu ada pembuktian makanya saya bilang, sekedar mengklaim-klaim bisa saja tetapi bagaimana klaim itu punya data. Memang disebutkan ada orangnya tetapi orang itu belum kita kita identifikasi,” pungkasnya.
Diketahui peristiwa kebakaran Pharaa Sentani, telah menghanguskan sebanyak 819 kios, 15 ruko dan satu bangunan los besar yang diisi oleh para penjahit. (roy/ary)
Karenanya YKKMP berencana akan memasang baliho hak-hak masyarakat sipil khususnya di Distrik Sinak dan Kembru,…
arga penjualan minyak tanah (Mitan) bersubsidi di tingkat pengecer pada pasaran Wamena semakin meninggi. Sebab…
Aksi pencurian dengan kekerasan kembali terjadi di Jayawijaya kembali terjadi. Kali ini tepatnya di Kampung…
Saat di RSUD Merauke tersebut, para direktur utama rumah sakit tersebut didampingi Kepala Dinas Kesehatan…
Dalam pernyataan resmi yang dikeluarkan BMKG, sejak pukul 13.00 WIT, hujan dengan intensitas sedang hingga…
Tak hanya di tingkat OPD, rendahnya partisipasi juga terjadi di jajaran wilayah. Dari lima kepala…