Menurutnya, DPR Kabupaten Jayapura tetap siap menyesuaikan diri dengan kondisi tersebut. Berdasarkan rencana, pendapatan daerah tahun 2026 diproyeksikan sebesar Rp 1,2 triliun, sementara belanja daerah sebesar Rp 1,2 triliun.
Ruddy menambahkan, mengingat Kabupaten Jayapura masih memiliki kewajiban peminjaman daerah yang perlu diselesaikan, pihaknya berharap surplus tersebut dapat digunakan untuk menutup pembiayaan tersebut.
Selain itu, ia menyebutkan adanya penurunan Dana Alokasi Umum (DAU) sebesar 17,5 persen, dari Rp 717 miliar pada tahun 2025 menjadi Rp 591 miliar di tahun 2026. “Kami sudah mengingatkan pemerintah daerah agar melakukan penyesuaian belanja, supaya pembangunan di Kabupaten Jayapura tetap berjalan,” pungkas Ruddy. (ana/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
BTM bersama tim akan menjalankan tugas pengarah bersama PGIW Papua, pengurus FK PKB di tiga…
Kondisi laut yang tidak bersahabat ini membuat para nelayan memilih untuk mengamankan aset mereka daripada…
Dalam peninjauan tersebut, Pemerintah Kabupaten Jayapura merencanakan penambahan luas lahan TPU Dosay sekitar 5 hektare…
Ia tak menampik bahwa Indonesia masih menghadapi sejumlah persoalan terkait pelanggaran HAM yang belum sepenuhnya…
Indonesia menjadi Presiden Dewan HAM adalah sebuah hal yang lumrah. Dimana lima region lainnya dibelahan…
General Manager Bandara Internasional Sentani, I Nyoman Noer Rohim, mengatakan, berdasarkan data operasional bandara, jumlah…