Menurutnya, setiap hari pihaknya bisa melayani 25 pasien bahkan lebih,dan menangani 1 hingga pasien rujukan, yang mana pasien-pasien tersebut paling banyak terkena gigitan ular, diserang babi hutan maupun kena panah.
“Kami sangat bersyukur dengan kehadiran Bupati Jayapura, semua keluhan kami bisa didengar oleh beliau, dan Bupati Jayapura menyampaikan akan membangun puskesmas serta rumah dinas akan dianggarkan pada APBD tahun 2026,” jelasnya.
Diakuinya, sebelumnya dalam musrembang pihaknya sudah diinfokan pembangunan puskemas maupun perumahan dinas, akan dilakukan pada tahun 2025 ini, namun sampai sekarang belum terealisasi.
“Jadi kami harapkan sesuai dengan penjelasan Bupati Jayapura, semua pekerjaan akan dilakukan pada tahun 2026, kami sangat berterima kasih kehadiran Bupati Jayapura beserta dengan seluruh OPD, diharapkan dapat menjawab setiap permasalahan yang kita hadapi,” pungkasnya. (ana)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
- Sat Narkoba dan Polsek Wamena Kota menemukan sebuah ladang berukuran panjang 4 Meter dan…
Mengingat negara-negara demokrasi maju telah memiliki regulasi serupa, Indonesia dinilai sangat membutuhkan aturan hukum…
Kuasa hukum keluarga korban, Sergius Wabiser, mengatakan pemeriksaan saksi telah dimulai sekitar pukul 11.00 WIT.…
Dua sertifikat tersebut mencakup aset tanah Puskesmas Tanjung Ria serta Pusat Kesehatan Reproduksi (PKR)…
Insiden yang terjadi saat warga tengah beristirahat tersebut melalap habis seluruh bangunan rumah serta menghanguskan…
Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo berjabat tangan dengan para pegawai usai pertemuan di ruang…