

Pj Bupati Jayapura Semuel Siriwa (FOTO:Priyadi/Cepos)
SENTANI-Pj Bupati Jayapura Semuel Siriwa mengatakan, untuk APBD TA 2025 di Pemkab Jayapura, nantinya akan didorong digunakan untuk pembiayaan skala prioritas khususnya di bidang Pendidikan untuk melengkapi fasilitas sarana dan prasarana yang belum lengkapi, supaya bisa dilengkapi agar pelayanan pendidikan di semua jenjang sekolah di Kabupaten Jayapura semua terpenuhi dengan baik.
“Untuk APBD 2025 yang jumlahnya lebih Rp 1.5 Triliun, kita gunakan untuk pembiayaan skala prioritas khususnya di bidang pendidikan dimana fasilitas dan Sarpras di setiap sekolah yang belum dilengkapi kita akan lengkapi, supaya pelayanan pendidikan bisa berkualitas, dimana peserta didik maupun guru dalam mengajar juga lebih semangat lagi,”ungkapnya, Jumat (11/10/2024) kemarin.
Untuk itu, ia berpesan kepada Dinas Pendidikan Kabupaten Jayapura untuk lebih fokus dalam mengelola pendidikan tidak hanya di kota saja, tapi di kampung kampung daerah yang terjauh dan susah di akses dari pusat pemerintahan Kabupaten Jayapura juga harus bisa diperhatikan, termasuk tenaga guru, kepala sekolah yangnmengajar di daerah pedalaman juga harus diperhatikan kesejahteraannya.
Diakui Semuel, dunia pendidikan adalah awal pintu gerbang untuk membuka cakrawala dunia lewat ilmu pengetahuan dengan anak anak di Kabupaten Jayapura memiliki ilmu pengetahuan yang baik, maka akan terbentuk akhlak dan kepribadian yang baik, tidak mudah digoyahkan maupun di provokasi dalam hal yang tidak bagus.
Page: 1 2
Kapala Dinas Pendidikan Kabupaten Jayawijaya Kaleb Asso, S.Pd, M.Pd menyatakan pihaknya sudah melakukan pendataan kepada…
Pertamina Patra Niaga menjatuhkan sanksi tegas kepada SPBU 8499902 di kawasan SP2, Kabupaten Mimika, Papua…
Plt Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Merauke Marwiah Ali…
Marthen mengatakan, aset Penjara Boven Digoel telah ditetapkan sebagai salah satu cagar budaya. Namun hingga…
Langkah strategis ini diambil sebagai respons langsung atas temuan dan rekomendasi Badan Pemeriksa Keuangan (BPK)…
Menteri Pertanian Republik Indonesia, Andi Amran Sulaiman, menyiapkan pengembangan cetak sawah baru seluas 1.000 hektar…