

SENTANI- Selama satu bulan, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Jayapura intesifkan razia kendaraan roda dua maupun empat di seputaran jalan Hawai Sentani dan Jalan Kemiri Sentani. Hasilnya selama razia itu, 497 pelanggar terjaring. Kasat Lantas Polres Jayapura, AKP Andika T. Purba, SH, S.IK mengatakan, setiap kali pihaknya melakukan razia kendaraan, selalu menjaring pelanggar. Seperti yang dilakukan Kamis (13/2), di depan Masjid Raya Sentani berhasil menjaring 25 pelanggar.
Lanjut AKP Andika, ke 25 kendaraan yang berhasil terjaring itu, diantaranya roda 2 11 pengendara dengan pelanggaran tidak memakai helm dan tidak memilik SIM, untuk roda 4 (taksi) maupun roda 4 pribadi dengan pelanggaran tidak memiliki SIM maupun TNKB/STNK sudah habis masa berlakunya.
“Penindakan pelanggaran yang kami lakukan semata – mata untuk meningkatkan kualitas keselamatan dan juga menurunkan tingkat fatalitas kecelakaan lalulintas (Laka Lantas). Sehingga kegiatan rutin berupa razia diintensifkan,”jelasnya.
Dia menambahkan, selama sebulan melaksanakan razia, pihaknya telah mengamankan lebih dari 400 pelanggar. Mereka tetap diproses sesuai aturan dengan membayar denda melalui bank. Jumlah ini menandakan, pelanggar di Kota Sentani masih tinggi, ini juga membuktikan bahwa sebagian masyarakat belum sadar mengenai keselamatan berlalulintas di jalan raya.
“Selama satu bulan atau periode bulan Januari 2020, kami telah menilang 497 pelanggar di Kabupaten Jayapura,” tambahnya. (roy/tho)
Belakangan ini, publik dihadapkan pada sejumlah pertandingan yang memicu tanda tanya, termasuk laga antara Persiba…
ewan Perwakilan Rakyat (DPR) Kota Jayapura, menyatakan keprihatinan mendalam atas kondisi yang terjadi di sejumlah…
Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Benjamin Paulus Octavianus, menegaskan Papua masih menghadapi beban penyakit menular…
Pemerintah Kota Jayapura menegaskan komitmennya dalam memastikan penyaluran Bantuan Pangan Nasional berjalan tepat sasaran dan…
Bupati Jayapura, Yunus Wonda, meminta masyarakat pemilik hak ulayat tidak lagi melakukan aksi pemalangan, terutama…
"Kemarin itu saat pertemuan memang dirasa ada ketidakadilan sebab kita mendapatkan kuota fiskal untuk otsus…