

Asisten III Bidang Administrasi Umum Setda Kabupaten Jayapura, Wicklif Tegai saat membuka kegiatan Diklat Kepamongprajaan bagi Kadistrik Se-Kabupaten Jayapura yang difasilitasi BPSDM Kemendagri di Hotel Horex Sentani, Senin (11/12) kemarin. (foto: Priyadi/Cepos)
SENTANI -Untuk mewujudkan penyelenggaraan pemerintah yang profesional di 19 distrik, Kabupaten Jayapura, maka 19 Kepala Distrik di Kabupaten Jayapura mendapatkan pendidikan dan pelatihan kepamongprajaan tahun 2023, yang difasilitasi BPSDM Kemendagri. Kegiatan berlangsung di Hotel Horex Sentani selama 5 hari, sejak Senin (11/12) kemarin.
Asisten III Bidang Administrasi Umum Setda Kabupaten Jayapura, Wicklif Tegai mewakili Pj Bupati Jayapura Triwarno Purnomo mengatakan, Diklat Kepamongprajaan bagi kepala distrik di lingkungan Pemerintah Kabupaten Jayapura tahun 2023 sangat penting, karena ini untuk memberikan output yang baik, untuk meningkatkan kapasitas setiap kepala distrik dalam memberikan pelayanan kepada publik.
Juga membentuk kepala distrik yang mampu berperan sebagai pembaharu dan perekat persatuan kesatuan bangsa, serta mempersiapkan para distrik yang mampu berperan sebagai mediator dan motivator serta fasilitator pemerintah.
“Saya berpesan kepada 19 Kepala Distrik se-Kabupaten Jayapura, yang mengikuti Diklat selama 5 hari bisa mengikutinya dengan baik. Gali semua potensi dan arahan yang diberikan masing-masing narasumber dan jangan malu bertanya. Kesempatan yang ada jangan disia- siakan,”pesannya
Di tempat yang sama, ketua panitia kegiatan, sekaligus Kepala Bidang Pengembangan SDM pada BKPSDM Kabupaten Jayapura Awi P menyebutkan bahwa kepala distrik harus menguasai kompetensi teknis. Kompetensi ini dimaksudkan sebagai Kepala Distrik harus memiliki kapasitas dan kompetensi, karena kepala distrik sebagai kepanjangan tangan dari Bupati Jayapura dalam melaksanakan tugas-tugas pokoknya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Disamping itu juga, Kepala Distrik dianjurkan agar dalam pengelolaan dana Otsus juga bisa terlaksana dengan baik dan menyentuh masyarakat langsung.
Diklat ini bertujuan untuk peningkatan di masyarakat di lingkungan wilayah distrik masing-masing yang mencakup terkait dengan kurikulum yang sudah ditentukan oleh BKPSDM, karena ada 11 materi yang diberikan terdiri dari peningkatan pemberdayaan distrik dan lain sebagainya.(dil/ary)
Dapatkan update berita pilihan setiap hari dari Cenderawasihpos.jawapos.com
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Enam langkah itu meliputi pelaksanaan operasi pasar murah secara berkala untuk menjaga keterjangkauan harga, inspeksi…
Pertemuan berlangsung penuh harapan dan suasana emosional, karena para tenaga K2 asli Port Numbay merasa…
Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menyatakan penolakan tegas terhadap draft Rancangan Undang-Undang Hak…
Terobosan baru yang dihadirkan Pemerintah Kota Jayapura melalui Disdukcapil bekerja sama dengan Pengadilan Negeri (PN)…
Menurut Abisai Rollo, keberadaan para Ondoafi memiliki posisi yang sangat penting karena mereka merupakan pemilik…
Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak cukup hanya dilihat dari besarnya proyek nasional maupun investasi yang masuk,…