Keduanya masih dalam proses pencarian oleh Tim SAR Gabungan bersama Polair,” tambah Anton. Operasi pencarian dilakukan dengan menyisir area laut menggunakan perahu karet dan peralatan navigasi laut, sambil berkoordinasi dengan nelayan setempat dan aparat kampung.
Basarnas Jayapura juga mengimbau para nelayan untuk memperhatikan kondisi cuaca dan tinggi gelombang sebelum melaut, serta selalu membawa alat keselamatan diri seperti life jacket dan peralatan komunikasi.
“Cuaca di perairan utara Papua akhir-akhir ini cukup ekstrem. Kami berharap nelayan lebih berhati-hati dan mempersiapkan diri sebelum melaut,” katanya.
Hingga berita ini diturunkan, Tim SAR Gabungan masih terus melakukan pencarian terhadap kedua nelayan tersebut.(ana/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Dari kerusuhan ini, sebanyak 14 orang telah diamankan di Polres Jayapura untuk menjalani pemeriksaan dan…
Menurut Denis, tindakan penegakan hukum itu dilakukan sebagai respons atas serangkaian gangguan keamanan di jalur…
Wakil Bupati Jayawijaya Ronny Elopere, S.IP, M.KP menyatakan kondisi seperti ini memang sangat merugikan dan…
Insiden ini menarik perhatian luas setelah proses penemuan korban disiarkan secara langsung melalui media sosial…
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Merauke kembali memberikan sanksi tegas kepada guru yang kedapatan tidak…
Sebagian dokter spesialis Rumah Sakit Daerah (RSUD) Merauke memilih mogok kerja pada Sabtu (9/5). Mereka…