Keduanya masih dalam proses pencarian oleh Tim SAR Gabungan bersama Polair,” tambah Anton. Operasi pencarian dilakukan dengan menyisir area laut menggunakan perahu karet dan peralatan navigasi laut, sambil berkoordinasi dengan nelayan setempat dan aparat kampung.
Basarnas Jayapura juga mengimbau para nelayan untuk memperhatikan kondisi cuaca dan tinggi gelombang sebelum melaut, serta selalu membawa alat keselamatan diri seperti life jacket dan peralatan komunikasi.
“Cuaca di perairan utara Papua akhir-akhir ini cukup ekstrem. Kami berharap nelayan lebih berhati-hati dan mempersiapkan diri sebelum melaut,” katanya.
Hingga berita ini diturunkan, Tim SAR Gabungan masih terus melakukan pencarian terhadap kedua nelayan tersebut.(ana/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Upaya penyelundupan barang terlarang, terutama Narkotika jenis ganja sebelumnya marak diungkap saat diselundupkan lewat jalur…
Sekretaris Daerah Kabupaten Merauke Yermias Paulus Ruben Ndiken kepada wartawan di Merauke menyebut, jumlah tenaga…
Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru, menjelaskan bahwa saat hujan deras turun bersamaan dengan pasangnya…
Aturan tersebut tertuang dalam Peraturan Menteri Komdigi Nomor 9 Tahun 2026 yang mewajibkan platform seperti…
Tersangka pertama berinisial MM (23) yang diamankan di depan Kantor Gubernur Provinsi Papua, Distrik Jayapura…
Kisah itu kini menjadi perbincangan luas di masyarakat. Banyak yang merasa kehilangan kepercayaan terhadap pelayanan…