

Terlihat drainase di Pasar Lama Sentani, yang masih memprihatikan, Senin (10/3) kemarin. (Yohana/Cepos)
SENTANI – Kondisi drainase di Pasar Lama Sentani, masih memprihatikan, bagaimana tidak, belum ada bangunan permanen untuk drainase khususnya jalur tempat penjualan ikan danau.
Para penjual ikan danau di Pasar Lama Sentani memanfaatkan lokasi jualan diatas drainase yang beralaskan papan dan balok, sebagai landasan meja jualan mereka.
Sebelumnya Plt. Kadis PUPR Kabupaten Jayapura, George Tabisu menjelaskan bahwa untuk pengerjaan proyek drainase ini sudah dilakukan sejak tahun 2024 lalu.
“Kami sudah menyiapkan 1.000 kubus drainase siap pasang, dengan harapan pemasangan drainase nantinya dapat memperluas jalan, sehingga masyarakat yang berjuang juga tidak terganggu,” katanya kepada Cenderawasih Pos, belum lama ini.
Namun kenyataannya, 1.000 kubus tersebut belum dapat dipasang karena permasalahan hak Ulayat.
Namun pihaknya terus berkoordinasi agar, kubus-kubus yang telah dicetak, dapat dimanfaatkan dengan baik, khususnya untuk melancarkan pembuangan drainase di Pasar Lama Sentani.
Untuk diketahui, dengan kondisi drainase saat ini tidak dapat menampung air pembuangan maupun air hujan dengan baik, selain dipenuhi oleh sampah plastik, juga sampah botol-botol bekas.
Yang mana setiap kali hujan, pastinya sampah-sampah tersebut akan meluap ke jalan raya. (ana)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Ketua DPR Papua, Denny Henrry Bonai, mengatakan pembahasan tindak lanjut akan dilakukan oleh masing-masing…
Regulasi ini mencakup empat (4) Raperda kategori APBD dan Delapan (8) Raperda Non-APBD guna…
Putusan Majelis Hakim Tipikor Jayapura tersebut lebih rendah dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum sebelumnya yang…
Sejumlah mama Papua datang dari berbagai Distrik di Kota Jayapura mengenakan sandal jepit, menggandeng…
Kepala Puskesmas (Kapus) Mopah Baru Severina SH. Wiratwanti menyampaikan, stok obat, terutama jenis obat yang…
Forecaster BMKG Wamena Ahmad Armanda menyatakan musim kemarau di wilayah Papua Pegunungan ini dimulai dari…