Categories: SENTANI

Sagu Diusulkan Jadi Makanan Pokok di Indonesia

PAMERAN MINI- Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, SE, M.Si, saat makan kue yang dibuat dari bahan dasar sagu yang dipamerkan di sela-sela kegiatan Rapat Pangan Kabupaten Jayapura di Aula Lantai II Kantor Bupati Jayapura, Selasa (10/12). Yewen/Cepos

SENTANI-Pemerintah pusat dan kabupaten/kota terus mendorong, agar pangan lokal di setiap daerah menjadi makanan pokok di Indonesia. Salah satunya adalah sagu yang saat ini didorong menjadi makanan pokok di Indonesia.

Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, SE, M.Si, mengungkapkan, hal ini sudah dilaporan ke presiden dan Menteri Pertanian bahwa sagu akan menjadi salah satu makanan pokok di Indonesia, selain beras, jagung dan lainnya.

“Sagu akan menjadi makanan pokok di Indonesia. Karena itu, pemerintah secara nasional memberikan apresiasi dan pengembangan untuk sagu,” ungkapnya kepada wartawan, usai membuka kegiatan Rapat Pangan Kabupaten Jayapura di Lantai II Kantor Bupati Jayapura, Selasa (10/12).

Mathius menjelaskan, di seluruh dunia ada kurang lebih 6 juta hektar pohon sagu dan 90 persen sagu ada di Papua. Dari hasil penelitian yang dilakukan dari 61 jenis sagu di dunia, ternyata ada sekitar 26-27 jenis sagu ada di Sentani, Kabupaten Jayapura dan ini dengan nama bahasa daerahnya masing-masing.

“Tanaman sagu aslinya dari Papua, karena sagu memiliki jenis terbanyak di Papua. Kami sudah diskusi, agar ini bisa ditulis refrensinya, sehingga bisa memotivasi masyarakat di kampung untuk menjaga dan dapat mengembangkannya ke depan,”jelasnya.

Kata Mathius, pangan lokal yang diarahkan saat ini adalah sagu, kakao dan ikan di wilayah pesisir pantai. Tidak hanya itu, juga akan dikembangkan ke hal-hal yang lainnya. Dengan demikian, maka perlu dilakukan pemetaan mengenai berapa kandungan, potensi sagu, berapa luasnya, dan berapa banyak produksi, karena perlu industri sagu.

Mathius menyatakan, untuk menanam sagu tidak perlu pupuk, pertisida dan sagu tidak akan pernah kena hama. Selain itu, sagu bisa bertahan sampai kapanpun. Sagu sendiri bisa mengobati banyak penyakit, seperti diabetes kolesterol dana lain sebagainya.(bet/tho)

newsportal

Recent Posts

“Jangan Cuma Omon-Omon, Prabowo Harus Ambil Langkah Konkret Soal Karhutla”

  Anthon mendesak Presiden Prabowo Subianto turun tangan langsung dan meminta Kapolri mengambil langkah hukum…

24 hours ago

Dinkes Jayawijaya Keluarkan Edaran kepada Masyarakat Terkait penggunaan Masker

Plt Kepala Dinas Kesehatan Esau Rudianto Aibesa, S.KM. M.Kes menyatakan Dinas Kesehatan menyarankan masyarakat menggunakan…

1 day ago

6 Hektare Lahan di Distrik Wesaput Terbakar, Ada Unsur Kesengajaan?

Kebakaran tersebut dipicu dari vegetasi tumbuhan yang mengering karena musim kemarau. Penanganan Karhutla tersebut telah…

1 day ago

Stok Beras Menipis, Bulog Merauke Datangkan 5.000 Ton

Pimpinan Cabang Bulog Merauke, Fajar Muhammad Dirgantara, menjelaskan,  dari total beras yang didatangkan tersebut, sekitar…

1 day ago

Polres Mimika dan Nabire Diusulkan Naik Status Jadi Polresta

Polda Papua Tengah resmi mengusulkan peningkatan status Polres Nabire dan Polres Mimika dari Kepolisian Resor…

1 day ago

Jalur Laut Perbatasan RI-PNG Rawan Penyelundupan

   Komandan Kodaeral X, Mayjen TNI (Mar) Sugianto,  mengungkapkan bahwa  penangkapan pertama terjadi pada Selasa,…

1 day ago